Daftar isi

Jenis-Jenis Kartu Kredit: Berdasarkan Jaringan, Limit, dan Fungsinya

Jenis-Jenis Kartu Kredit Berdasarkan Jaringan, Limit, dan Fungsinya

Kartu kredit bukan cuma soal limit yang Anda punya. Ada kartu yang dibedakan lewat jaringan pembayarannya, tingkatan limitnya, sampai tujuan pemakaiannya.

Memahami jenis kartu kredit itu penting biar Anda tidak asal pilih kartu dengan limit besar saja, tapi benar-benar dapat fitur yang cocok dengan kebutuhan dan kondisi keuangan Anda.

💡 Highlights

  • Kartu kredit bukan cuma soal besar limit. Jenisnya dibedakan lewat jaringan pembayaran, tingkatan limit, hingga fungsi dan tujuan pemakaiannya, jadi pilih yang fiturnya cocok dengan kebutuhan Anda.
  • Berdasarkan jaringan, ada Visa, Mastercard, JCB, American Express, dan UnionPay. Penting dicatat: jaringan pembayaran itu berbeda dari bank penerbit, jadi manfaat dan ketentuannya tetap bergantung pada banknya.
  • Berdasarkan tingkatan, ada Silver/Classic, Gold, Platinum, hingga kelas premium seperti Titanium, Signature, dan Infinite/World. Nama tingkatan tidak otomatis berarti limitnya sama di semua bank, karena limit ditentukan kebijakan dan profil pemegang kartu.
  • Berdasarkan fungsi, ada kartu reguler, co-branding dan affinity, bisnis/corporate, kartu dengan reward (cashback, poin, travel/miles), serta kartu kredit syariah yang berbasis akad sesuai ketentuan syariah.
  • Saat memilih, jangan tergiur status atau limit besar. Tentukan tujuan pemakaian, sesuaikan dengan kemampuan bayar, bandingkan biaya (annual fee, bunga, biaya tarik tunai), dan pastikan jaringannya diterima di merchant yang sering Anda pakai.

Apa Itu Kartu Kredit dan Kenapa Jenisnya Beragam?

Kartu kredit adalah alat bayar yang memungkinkan Anda bertransaksi lebih dulu dan membayar tagihannya nanti. Penerbit kartu memberi batas kredit atau limit tertentu yang bisa dipakai untuk transaksi sesuai aturan kartunya.

OJK menyebut kartu kredit sebagai fasilitas untuk membayar barang atau jasa maupun tarik tunai dalam batas kredit yang sudah ditetapkan. Pembayarannya bisa langsung lunas atau dicicil sesuai ketentuan.

Jenis kartu kredit dibuat beragam karena kebutuhan pemakainya juga beda-beda. Ada yang butuh kartu untuk transaksi harian, perjalanan, bisnis, reward, atau kebutuhan dengan prinsip syariah.

Jenis Kartu Kredit Berdasarkan Jaringan Penerbit

Sebelum membahas tingkatan kartu, Anda perlu memisahkan bank penerbit dengan jaringan pembayaran.

Visa dan Mastercard, contohnya, adalah jaringan pembayaran, bukan bank yang menerbitkan kartu secara langsung. Kartunya diterbitkan oleh bank atau lembaga penerbit, lalu memakai jaringan pembayaran tertentu.

Visa, Mastercard, JCB, American Express, dan UnionPay

Beberapa jaringan kartu yang sering ditemui antara lain:

Visa

Visa adalah jaringan pembayaran internasional dengan penerimaan yang luas. Kartu berbasis Visa hadir dalam berbagai tingkatan, seperti Classic, Gold, Platinum, Signature, dan Infinite.

Mastercard

Mastercard juga jaringan pembayaran internasional yang banyak dipakai untuk transaksi dalam negeri maupun luar negeri. Jenis kartu dan manfaat yang didapat tetap tergantung pada bank penerbitnya.

JCB

JCB adalah jaringan pembayaran dari Jepang dengan penerimaan yang kuat di kawasan Asia. Jaringan ini banyak dipakai pada kartu yang memang ditujukan untuk transaksi di wilayah tersebut.

American Express (Amex)

American Express dikenal punya jaringan dan produk yang kuat di segmen premium. Tapi penerimaan kartunya bisa berbeda antar merchant, jadi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan transaksi Anda.

UnionPay

UnionPay adalah jaringan pembayaran dari China yang sudah berkembang jadi jaringan internasional.

Jadi, waktu memilih kartu kredit, jangan cuma melihat nama jaringannya. Cek juga biaya, reward, penerimaan merchant, fitur, dan ketentuan dari bank penerbit.

Jenis Kartu Kredit Berdasarkan Tingkatan (Limit)

Kartu kredit juga sering dikelompokkan berdasarkan tingkatan. Istilah yang umum dipakai antara lain Silver, Gold, Platinum, Titanium, Signature, sampai Infinite atau World.

Tapi nama tingkatan tidak otomatis berarti limitnya sama di semua bank. Penerbit bisa menentukan limit berdasarkan kebijakan dan profil pemegang kartu.

Silver/Classic, Gold, dan Platinum

Silver/Classic biasanya adalah tingkatan dasar dengan limit yang relatif lebih rendah dibanding kelas di atasnya. Jenis ini umumnya cocok untuk transaksi sehari-hari.

Gold ada satu tingkat di atas Silver/Classic. Limit dan manfaatnya biasanya lebih tinggi, misalnya tambahan reward, promo, atau fitur tertentu.

Platinum umumnya menyasar pengguna dengan kebutuhan transaksi lebih besar. Selain limit yang lebih tinggi, kartu kelas ini bisa menawarkan manfaat tambahan seperti reward, akses fasilitas tertentu, atau layanan premium.

Sebagai gambaran, Midtrans mencantumkan kisaran limit Silver sekitar Rp4 sampai 7 juta, Gold Rp10 sampai 40 juta, dan Platinum Rp40 juta sampai Rp1 miliar. Tapi angka itu bukan standar universal karena limit bisa beda di setiap bank.

Titanium, Signature, dan Infinite/World

Kelas seperti Titanium, Signature, Infinite, atau World umumnya ada di segmen yang lebih premium.

Selain limit yang lebih tinggi, manfaat yang ditawarkan bisa berupa:

  • reward atau poin yang lebih besar;
  • akses airport lounge;
  • layanan concierge;
  • fasilitas perjalanan;
  • perlindungan atau asuransi tertentu; dan
  • promo eksklusif.

Tapi jangan memilih kartu premium cuma karena mengejar status atau limit. Semakin besar limit yang tersedia, semakin besar juga potensi pengeluaran kalau tidak dikendalikan.

Jenis Kartu Kredit Berdasarkan Fungsi dan Tujuan

Selain jaringan dan tingkatan, kartu kredit bisa dibedakan berdasarkan fungsi atau tujuan pemakaiannya.

Kartu Kredit Reguler

Ini kartu kredit yang dipakai untuk kebutuhan umum, seperti:

  • belanja sehari-hari;
  • transaksi online;
  • pembayaran tagihan;
  • cicilan;
  • dan kebutuhan konsumsi lainnya.

Kartu jenis ini cocok untuk Anda yang butuh alat bayar dengan fasilitas kredit untuk kebutuhan personal.

Kartu Co-Branding dan Affinity

Co-branding adalah kartu hasil kerja sama bank dengan brand atau perusahaan tertentu. Contohnya kartu yang bekerja sama dengan maskapai, jaringan ritel, atau platform tertentu.

Biasanya pemegang kartu mendapat manfaat tambahan saat bertransaksi dengan brand mitra, seperti diskon, cashback, atau poin/miles.

Sementara affinity card dibuat lewat kerja sama bank dengan organisasi atau institusi tertentu, seperti universitas, komunitas, atau organisasi sosial. Dalam skema tertentu, pemakaian kartu juga bisa memberi manfaat bagi organisasi yang bekerja sama dengan penerbit.

Kartu Kredit Bisnis/Corporate

Kartu kredit bisnis dipakai untuk kebutuhan operasional perusahaan, sedangkan corporate card biasanya diterbitkan untuk perusahaan dan diberikan kepada karyawan tertentu. Pemakaiannya bisa mencakup:

  • perjalanan dinas;
  • akomodasi;
  • pembayaran vendor;
  • kebutuhan operasional;
  • dan pengeluaran bisnis lainnya.

Manfaat utamanya adalah membantu perusahaan memisahkan pengeluaran bisnis dari pengeluaran pribadi sekaligus memudahkan pemantauan transaksi.

Untuk perusahaan, memilih kartu tidak cukup hanya dari limit. Fitur kontrol pengeluaran, pelaporan, jumlah pengguna, dan kemudahan rekonsiliasi juga perlu dipertimbangkan.

Kartu dengan Reward (Cashback, Travel/Miles)

Jenis kartu ini dirancang untuk memberi keuntungan tambahan dari transaksi yang Anda lakukan.

Bentuk reward yang umum antara lain:

  • cashback, berupa pengembalian sebagian nilai transaksi sesuai ketentuan;
  • poin reward, yang bisa ditukar dengan manfaat tertentu; dan
  • travel/miles, yang biasanya ditujukan untuk pengguna yang sering bepergian.

Tapi jangan sampai reward membuat Anda bertransaksi yang sebenarnya tidak perlu.

Cashback Rp100.000 tidak jadi keuntungan kalau Anda harus membayar bunga atau biaya lebih besar karena tagihan tidak dilunasi sesuai ketentuan.

Kartu Kredit Syariah

Kartu kredit syariah adalah produk yang memakai prinsip dan akad sesuai ketentuan syariah.

OJK mencantumkan kartu kredit syariah sebagai salah satu produk pembiayaan dalam perbankan syariah. Dalam penjelasan regulasi OJK, sharia card bisa memakai kombinasi akad seperti ijarah, qardh, dan kafalah.

Karena mekanismenya berbasis akad, kartu kredit syariah kurang tepat kalau cuma dibandingkan dengan kartu konvensional dari sisi limit atau reward. Anda juga perlu memahami akad, biaya, dan ketentuan transaksi yang berlaku pada produk itu.

Bagaimana Cara Memilih Jenis Kartu Kredit yang Tepat?

Saat mau memilih jenis kartu kredit, pertimbangkan beberapa hal ini:

  • Tentukan tujuan pemakaian.
  • Apakah untuk transaksi harian, perjalanan, bisnis, atau kebutuhan tertentu?
  • Sesuaikan dengan kemampuan membayar. Limit besar bukan berarti harus Anda pakai sampai penuh.
  • Bandingkan biaya. Periksa annual fee, bunga, biaya tarik tunai, biaya transaksi luar negeri, dan biaya lainnya.
  • Perhatikan reward yang benar-benar berguna. Pilih cashback, poin, atau miles yang sesuai pola transaksi Anda.
  • Periksa jaringan pembayaran. Pastikan jaringan kartu diterima di merchant yang sering Anda pakai.
  • Untuk bisnis, perhatikan fitur kontrol. Pastikan kartu bisa membantu perusahaan memantau dan mengendalikan pengeluaran.

Yang paling penting, jangan memilih kartu hanya karena status Silver, Gold, Platinum, atau premium. Tingkatan kartu seharusnya mengikuti kebutuhan dan kemampuan finansial Anda, bukan sebaliknya.

Tips Menggunakan Kartu Kredit dengan Bijak

Setelah punya kartu kredit, tantangan sebenarnya baru mulai.

Kartu kredit memberi fleksibilitas pembayaran, tapi setiap transaksi tetap kewajiban yang harus Anda bayar.

OJK menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran kartu kredit bisa menimbulkan denda keterlambatan.

Agar pemakaiannya tetap sehat:

  • gunakan kartu untuk kebutuhan yang memang sudah dianggarkan;
  • usahakan membayar tagihan sesuai ketentuan dan tepat waktu;
  • jangan menggunakan seluruh limit hanya karena tersedia;
  • hindari mengambil utang baru untuk menutup utang lama tanpa perhitungan;
  • periksa tagihan secara rutin; dan
  • segera hubungi penerbit kalau mulai kesulitan membayar.

Kalau Anda sedang mencari informasi lebih lanjut, Anda juga bisa membaca panduan cara membuat kartu kredit sebelum mengajukan.

Kalau Tagihan Kartu Kredit Sudah Menumpuk, Apa Solusinya?

Punya beberapa kartu kredit dengan tagihan yang terus berjalan bisa membuat pengelolaan keuangan semakin sulit.

Situasinya biasanya dimulai dari transaksi kecil. Satu kartu dipakai untuk kebutuhan harian, kartu lain untuk cicilan, lalu pembayaran minimum dipakai supaya tagihan tidak langsung jatuh tempo seluruhnya.

Masalah muncul ketika penghasilan bulanan akhirnya tidak lagi cukup untuk menutup semua kewajiban.

Dalam kondisi seperti ini, jangan langsung menambah kartu atau mengambil pinjaman baru untuk menutup tagihan lama.

Langkah pertama adalah menghitung seluruh utang, mengetahui total kewajiban bulanan, dan melihat kemampuan pembayaran Anda secara realistis.

Kalau sudah sulit dikendalikan, Anda bisa mempertimbangkan opsi penyelesaian utang seperti negosiasi atau konsolidasi, sesuai kondisi finansial dan kewajiban yang dimiliki.

Untungnya, FLIN bisa membantu Anda memahami kondisi utang dan mempertimbangkan opsi penyelesaian yang lebih terukur lewat konsolidasi kartu kredit. Penasaran? Yuk, konsultasi sekarang secara GRATIS.

Pada kesimpulannya, ada banyak jenis kartu kredit yang bisa dibedakan berdasarkan jaringan pembayaran, tingkatan, fungsi, dan tujuan pemakaiannya.

Dari sisi jaringan, Anda akan menemukan Visa, Mastercard, JCB, American Express, sampai UnionPay. Dari sisi tingkatan, ada kategori seperti Silver/Classic, Gold, Platinum, Titanium, Signature, Infinite, atau World. Sementara berdasarkan fungsi, ada kartu reguler, co-branding, affinity, bisnis/corporate, kartu dengan reward, sampai kartu kredit syariah.

Tidak ada satu jenis kartu yang paling baik untuk semua orang.

Pilihan yang tepat adalah kartu yang sesuai dengan kebutuhan transaksi, manfaat yang Anda cari, biaya yang sanggup ditanggung, dan kemampuan membayar tagihannya.

Pada akhirnya, kartu kredit adalah alat keuangan. Manfaat atau risikonya sangat bergantung pada bagaimana Anda memakainya.

Untuk informasi lainnya seputar kartu kredit bisa cek di bawah ini:

Jangan lupa untuk share artikel ini di sosial mediamu!

Anda Tidak Perlu Menanggung Ini Sendirian

Konsultasikan kondisi keuangan Anda dan mulai rencana pelunasan yang jelas bersama FLIN

Artikel terkait

Jenis-Jenis Kartu Kredit Berdasarkan Jaringan, Limit, dan Fungsinya

Uncategorized

Jenis-Jenis Kartu Kredit: Berdasarkan Jaringan, Limit, dan Fungsinya

CVV Kartu Kredit Arti, Letak, Fungsi, dan Cara Mengamankannya

Dasar utang

CVV Kartu Kredit: Arti, Letak, Fungsi, dan Cara Mengamankannya

Surat Perjanjian Hutang Piutang, Contoh & Syaratnya

Cara Mengelola Keuangan

Surat Perjanjian Hutang Piutang, Contoh & Syaratnya

Cara Melunasi Shopee PayLater Panduan & Solusi Kalau Gagal (1)

Kurang Cicilan s.d 70% dengan FLIN

  • Konsultasi Gratis
  • Tanpa Jaminan
  • Resmi Terdaftari KOMDIGI