Daftar isi

13 Cara Mengelola Keuangan

13 Cara Mengelola Keuangan

Buat kamu yang punya jiwa YOLO, you only live once dan suka impulsif, merubah kebiasaan keuangan yang buruk merupakan tantangan yang sering kali menjadi masalah finansial. Ingat, ada beberapa hal yang harus Anda mulai lakukan seperti membuat anggaran keuangan, analisa kondisi keuangan, hapus pengeluaran yang tidak penting dan bisa cek detilnya di bawah ini.

1. Buat Anggaran Keuangan

Langkah pertama dalam cara mengelola keuangan pribadi adalah punya anggaran keuangan. Pengertian anggaran keuangan adalah sebuah catatan dari kondisi keuanganmu, mulai dari pendapatan hingga pengeluaran. Serta, anggaran keuangan ini menentukan seberapa banyak pengeluaranmu di beberapa kategori, seperti kebutuhan pokok, tabungan, dan investasi. 

Jika biasanya ketika kamu menerima gaji, langsung boros dan tidak memiliki catatan anggaran, mari ubah kebiasaan ini ya. Karena, kalau kamu punya anggaran keuangan, kamu jadi punya rem jika ingin mengeluarkan uang di luar dari anggaran yang sudah kamu buat. 

Contoh metode anggaran keuangan adalah prinsip 50/30/20. Dimana kamu membagi pendapatan bulanan ke dalam tiga kategori pengeluaran utama, yaitu:

  • 50% untuk kebutuhan pokok, seperti membayar sewa kost/rumah, sembako, tagihan listrik/air/pulsa, dan transportasi. 
  • 30% untuk keinginan, seperti menonton bioskop, hobi, liburan, atau makan di restoran. 
  • 20% untuk tabungan dan investasi, seperti tabungan dana darurat, tabungan pensiun, dan membayar hutang. 

2. Analisis Kondisi Keuangan Secara Rutin

Menganalisis kondisi keuangan secara rutin memiliki manfaat untuk memahami kondisi keuanganmu secara menyeluruh, mengidentifikasi kategori pos keuangan yang terlalu boros, dan menjaga kesehatan finansialmu. 

Minimal sebulan sekali, kamu perlu melakukan analisis keuangan, bisa di akhir bulan atau awal bulan saat kamu menerima gaji. Jadi, kamu bisa sekalian cek pengeluaran di bulan lalu, dan merencanakan pengeluaran di bulan selanjutnya. 

Selain cek kondisi keuangan secara general, kamu juga bisa mencegah kebocoran keuangan dan mengambil tindakan preventif seperti menambah anggaran di kategori tertentu jika dibutuhkan. Analisis keuangan juga bisa memberikanmu rasa tenang dan meningkatkan kontrol diri ketika mengeluarkan uang. 

Baca juga: Tips dan Cara Melunasi Hutang, Pasti Ampuh!

3. Hapus Pengeluaran yang Tidak Penting

Pengeluaran kecil yang tampak sepele, jika dilakukan terus menerus, bisa menumpuk menjadi beban finansial yang cukup signifikan loh. Oleh karena itu, salah satu langkah langkah mengelola keuangan adalah mengidentifikasi dan menghilangkan pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu. 

Ketika kamu sudah punya anggaran keuangan, tips dari FLIN adalah catat semua pengeluaran secara detail di buku catatan atau aplikasi keuangan. Dengan cara ini, kamu bisa tau apa saja yang melebihi anggaran pada kategori tersebut. 

Contoh pengeluaran tidak penting yang bisa kamu hapus, ialah:

  • Jajan kopi setiap hari
  • Langganan aplikasi yang jarang dipakai
  • Jajan lewat shopeefood, gofood, dan e-commerce lainnya secara impulsif
  • Makan di Luar terlalu sering

Perlu diingat ya, menghapus pengeluaran tidak penting bukan berarti kamu harus hidup pelit. Kamu tetap bisa menikmati hidup dan memenuhi keinginanmu, tetapi dengan cara yang lebih bijak dan terencana. Caranya yaitu membuat skala prioritas, anggaran keuangan, serta disiplin dan konsisten dalam mengatur keuangan. Intinya, bebaskan diri dari utang dan dapatkan solusi terbaik dari FLIN. Hitung seberapa besar keuntungan yang didapatkan lewat Program Dana Talangan FLIN!

Kalkulator Dana Talangan

Cek Kelayakan Anda

Lihat seberapa banyak dukungan yang bisa kamu dapat berdasarkan situasi keuanganmu

Perhitungan gratis Tidak mempengaruhi kredit Kurang dari 30 detik
Data Keuangan
Rp
Penghasilan utama wajib diisi
Rp
Rp
Wajib diisi (isi 0 jika tidak ada)
Rp
Jumlah pinjaman wajib diisi
Hasil perhitungan akan muncul di sini Isi form di sebelah kiri, lalu tekan
"Cek Kelayakan Sekarang"
Kabar Baik! 🎉
Anda layak mendapatkan Dana Talangan.
Berikut adalah estimasi rencana Anda.
Jumlah Dana Talangan
Tenor
Perbandingan Cicilan Bulanan
Sebelum FLIN
Estimasi Cicilan
Setelah FLIN
Cicilan Dana Talangan
Hemat
Penghematan / Bulan
Anda Memenuhi Syarat
Anda Memenuhi Syarat untuk Program Mediasi & Negosiasi
Ikuti langkah berikut untuk menyelesaikan aplikasi Anda
Mediasi Utang FLIN menegosiasikan potongan utang Anda dalam 6 bulan, sehingga Dana Talangan jadi lebih terjangkau — sambil tetap menyisihkan dana setiap bulannya.
Berapa banyak uang yang secara realistis dapat Anda sisihkan setiap bulan? (Gunakan slider di bawah untuk menyesuaikan dengan jumlah yang bisa Anda simpan)
Rp 0
Tabungan dalam 6 Bulan
Diskon Negosiasi (20%)
Total Pengurangan Utang
Sisa Utang Setelah 6 Bulan
Estimasi Cicilan Dana Talangan 36 Bulan
Penghasilan yang digunakan untuk cicilan utang sebelum program
Penghasilan yang digunakan untuk cicilan utang setelah program
Anda bisa mengajukan dana talangan 4 - 6 bulan lagi.
Sedikit Lagi, Lakukan Hal-Hal Ini Untuk Memenuhi Syarat
Program mediasi utang dapat membantu finansial Anda. Untuk saat ini, estimasi tabungan belum memenuhi kriteria untuk Dana Talangan. Tim FLIN akan membantu Anda untuk memenuhi syarat.
Mengumpulkan Penghasilan Tambahan
Bonus, THR, atau penghasilan lepas yang diperoleh selama 6 bulan ke depan.
Pinjaman Lunak Dari Keluarga, Teman, Atau Perusahaan
Jembatan jangka pendek tanpa bunga untuk menutup kesenjangan.
Pelepasan/Likuidasi Aset (Jalan Terakhir)
Pelepasan aset yang dijaminkan dapat mengurangi kewajiban bulanan, sementara likuidasi aset dapat memberikan dana untuk melunasi saldo pinjol yang ada.
Belum Memenuhi Syarat
🙏 Mohon maaf, kami belum bisa memprosesmu saat ini
Saat ini kondisimu belum memenuhi syarat program FLIN. Isi Form Konsultasi, kami akan memahami kondisimu sejak awal, jadi saat kondisimu sudah pas nanti, mengajukan kembali jadi lebih ringan.
Mulai konsultasi gratis hari ini
Berikan beberapa detail di bawah ini dan tim kami akan meninjau kasus Anda.
Mediasi & Negosiasi
Kamu memenuhi syarat untuk Mediasi & Negosiasi
Penghasilanmu belum mencapai syarat minimum Rp7 juta/bulan untuk Dana Talangan. Tapi lewat Mediasi & Negosiasi, kami bisa bantu turunkan beban utangmu lebih dulu.
Selama 6 bulan, FLIN menegosiasikan utangmu, sementara kamu menabung, dengan begitu utang akan makin berkurang.
Berapa banyak uang yang secara realistis dapat Anda sisihkan setiap bulan? (Gunakan slider di bawah untuk menyesuaikan dengan jumlah yang bisa Anda simpan)
Rp 0
Tabungan dalam 6 Bulan
Diskon Negosiasi (20%)
Total Pengurangan Utang
Sisa Utang Setelah 6 Bulan
Penghasilan yang digunakan untuk cicilan utang sebelum program
Penghasilan yang digunakan untuk cicilan utang setelah program

4. Mempunyai Target Keuangan

Ketika kamu memiliki target keuangan, kamu akan menjadi lebih fokus dan termotivasi dalam mengelola keuanganmu. Tidak hanya itu, kamu juga terbantu dalam mengambil keputusan finansial yang tepat. 

Tuliskan targetmu secara konkret, mulai dari apa yang ingin dicapai, target waktunya, hingga jumlah nominalnya. Contohnya, dalam waktu 1 tahun, kamu akan menabung Rp. 10 juta untuk tabungan darurat. Lalu, pantau dan evaluasi secara berkala dan lakukan penyesuaian jika diperlukan. 

5. Atur Skala Prioritas

Mengatur skala prioritas bermanfaat agar kamu dapat mengelola keuanganmu dengan tepat sasaran, menghindari hutang konsumtif, hingga cepat tercapai tujuan keuanganmu. 

Sebelum menentukan skala prioritas, penting untuk memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan adalah sesuatu yang wajib kamu penuhi untuk hidup layak, seperti pangan (makan dan minum), sandang (pakaian), dan papan (tempat tinggal). Sedangkan, keinginan adalah sesuatu yang ingin kamu miliki, tapi tidak terlalu penting untuk kelangsungan hidupmu, contohnya punya gadget baru, staycation, atau kendaraan yang baru. 

Saat membuat skala prioritas, pastikan kamu penuhi dulu semua kebutuhan pokokmu sebelum memikirkan keinginan. Juga sesuaikan dengan kondisi keuanganmu ya. 

6. Siapkan Dana Darurat

Dana darurat hadir untuk memberikan rasa aman jika kamu mengalami hal tidak terduga, seperti kehilangan pekerjaan, sakit atau kecelakaan yang membutuhkan biaya besar, kerusakan kendaraan atau rumah, bahkan bencana alam. 

Tanpa dana darurat, kamu bisa terpaksa menggunakan tabungan jangka panjang, berhutang, atau bahkan menjual aset berhargamu untuk menutupi kebutuhan mendesak tersebut. 

Lalu, berapa besar dana darurat yang ideal? Besarnya dana darurat yang ideal tergantung pada kondisi kamu, seperti apakah kamu sudah menikah, punya tanggungan keluarga, atau stabilitas pekerjaanmu. Namun, sebagai patokan, disarankan untuk memiliki dana darurat yang cukup untuk memenuhi 3-6 bulan biaya hidup. 

7. Cari Penghasilan Tambahan

Jika kamu punya target keuangan yang cukup besar, tapi pendapatanmu masih sedikit. Kamu bisa mempertimbangkan untuk mencari penghasilan tambahan. Agar alur kas keuanganmu tidak terganggu. 

Ide penghasilan tambahan bisa kamu cari secara online atau offline, yaitu menjadi freelancer, membuka toko online, menjadi content creator, part-time waitress, ikutan Wedding Organizer tiap weekend, atau menjadi driver online. 

Pilihlah pekerjaan sampingan yang sesuai dengan keahlian dan minatmu agar kamu menikmati prosesnya. Serta, jangan sampai pekerjaan sampinganmu mengganggu pekerjaan utama atau waktu istirahatmu ya!

8. Belajar Investasi

Dalam proses cara mengelola keuangan dengan baik, kamu perlu mengetahui cara agar uang bekerja untukmu juga. Supaya uangmu tidak hanya mengendap di rekening tabungan saja, coba deh belajar investasi. Investasi ini bisa membantu uangmu tumbuh dan mengalahkan inflasi, cocok banget untuk menyiapkan dana pensiun.

Jika kamu pemula, pilih instrumen investasi yang memiliki risiko rendah, seperti reksadana, saham, obligasi, atau emas. Namun, sebelum memulai, pastikan kamu menggunakan broker aman Indonesia yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi agar aktivitas trading kamu tetap terlindungi.

Tips dari FLIN, gunakan uang dingin atau yang tidak digunakan di waktu dekat untuk dibelikan instrumen investasi.

9. Hindari Gaya Hidup Konsumtif

Gaya hidup konsumtif itu seperti jebakan yang menarik. Awalnya terasa menyenangkan, tapi itu hanyalah sementara dan lama-kelamaan bisa menjeratmu dalam lingkaran hutang konsumtif. 

Ciri-ciri kamu memiliki gaya hidup konsumtif adalah kamu sering tergoda untuk membeli barang yang tidak kamu butuhkan, mudah tergiur promo dan diskon, membeli barang untuk pamer, dan pengeluaran melebihi pendapatan. 

Saran dari FLIN agar kamu bisa keluar dari gaya hidup konsumtif ialah kamu harus segera sadar bahwa gaya hidup konsumtif bisa membahayakan kesehatan keuanganmu. Lalu, belajar untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta hindari hutang konsumtif.

10. Belanja Bulanan dan Lakukan Meal Prep

Kalau kamu merasa selalu boros, mungkin salah satu penyebabnya adalah kebiasaan belanja, jajan dan makan di luar yang tidak terkontrol. Nah, strategi jitu untuk menghemat pengeluaran dan mengelola keuangan lebih baik  adalah dengan belanja bulanan dan melakukan meal prep

Buat rencana menu makan dalam seminggu, dan susunlah daftar belanjaan secara detail sebelum kamu pergi berbelanja, ini akan membantumu fokus pada kebutuhan dan menghindari pembelian impulsif. Siapkan semua bahan makanan dalam seminggu, sehingga kamu jadi tidak malas untuk masak tiap harinya. Selain hemat uang, kamu jadi hemat waktu dan makan makanan lebih sehat juga loh.

11. Punya Rekening atau Aplikasi Keuangan Lebih dari Satu

Untuk mempermudah melacak kondisi keuanganmu lebih mudah, coba buat rekening atau aplikasi keuangan lebih dari satu. Buat rekening untuk memisahkan uang untuk kebutuhan sehari-hari, tabungan, investasi, atau rekening khusus untuk mengirim uang ke keluarga. 

Selain mudah, kamu bisa mengelola keuangan dengan lebih terorganisir dan efisien. Kamu bisa membuka rekening tabungan di bank yang berbeda atau aplikasi yang berbeda. Tulis rekening tabunganmu menjadi nama tujuan keuanganmu, seperti “Tabungan Beli Rumah”, “Tabungan Liburan Tiap Tahun”, dan “Tabungan Dana Darurat”. 

Baca juga : Apa Itu Restrukturisasi Hutang? Panduan Lengkap Kelola hutang

12. Boleh Hutang Jika Mampu Membayar

Jangan hutang jika kamu tidak bisa membayarnya, apalagi hutang konsumtif sudah menumpuk. Nanti malah makin memberatkan beban keuanganmu. Dengan mengelola keuangan, kamu pasti paham untuk mengalokasikan uangmu. Sehingga, pastikan kamu memiliki kemampuan untuk membayar cicilan hutangmu, yang totalnya tidak boleh melebihi dari 30% dari pendapatan bulanan. 

Jika kamu kesulitan dalam membayar cicilan hutang, carilah penghasilan tambahan untuk mempercepat pelunasan. Lalu, jika kamu memiliki beberapa hutang, pertimbangkan untuk melakukan konsolidasi hutang agar lebih mudah dikelola. 

Supaya lebih mudah, gunakan jasa konsolidasi pinjaman online dari FLIN. Solusi lengkap untuk melunasi hutangmu, agar hidupmu bebas hutang dan kamu jadi punya kontrol penuh atas kondisi keuanganmu!

13. Bayar Hutang Tepat Waktu

Membayar hutang tepat waktu adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan finansialmu. Manfaatnya adalah agar kamu terhindar dari denda/bunga, menjaga skor kreditmu, mencegah menumpuknya hutang, dan mengurangi stres keuangan. 

Catat semua jatuh tempo hutang-hutangmu, alokasi dana khusus untuk membayar cicilan hutang, dan prioritaskan untuk membayar hutang dengan bunga paling tinggi terlebih dahulu. 

Lalu, jika kamu dalam kesulitan dalam membayar hutang tepat waktu, pastikan kamu berkomunikasi dengan kreditor dan cari solusi bersama agar kamu tidak mendapatkan denda bunga lebih banyak lagi. 

Mengelola keuangan pribadi itu penting, baik bagi pelajar, karyawan, pebisnis, maupun ibu rumah tangga. Dengan cara mengelola keuangan secara cerdas, kamu bisa mencapai tujuan keuanganmu, seperti memiliki dana darurat, membeli rumah, menyiapkan dana pensiun, atau meraih kebebasan finansial. 

Ingat, mengelola keuangan adalah proses yang membutuhkan disiplin, komitmen, dan kesabaran. Mulailah dari sekarang dan cara mengelola keuangan di atas untuk menciptakan kondisi keuangan yang lebih sehat!

Jika kamu membutuhkan konsultasi terkait pembayaran hutang yang menumpuk ataupun masalah finansial lainnya, yang bisa mengganggu proses mengelola keuangan. Hubungi FLIN sekarang juga. 

Langkah bijak hari ini Untuk hidup yang lebih terkendali

Merdeka dari hutang bukan sekedar mimpi. Temukan solusi menyelesaikan hutang terbaik dengan FLIN dan #AturUlangHidupmu!

Ambil Langkah Pertama Menuju Hidup Bebas Utang

Jangan lupa untuk share artikel ini di sosial mediamu!

Anda Tidak Perlu Menanggung Ini Sendirian

Konsultasikan kondisi keuangan Anda dan mulai rencana pelunasan yang jelas bersama FLIN

Artikel terkait

Utang Jangka Pendek, Arti, Jenis, Contoh, dan Cara Mengelolanya

Uncategorized

Utang Jangka Pendek, Arti, Jenis, Contoh, dan Cara Mengelolanya

Retail Therapy, Belanja Buat Obat Stres, Kapan Wajar dan Kapan Sudah Bahaya?

Cara Mengelola Keuangan

Retail Therapy: Belanja Buat Obat Stres, Kapan Wajar dan Kapan Sudah Bahaya?

Impulsive Buying, Kenapa Selalu Khilaf dan Cara Berhentinya

Cara Mengelola Keuangan

Impulsive Buying, Kenapa Selalu “Khilaf” dan Cara Berhentinya

Cara Melunasi Shopee PayLater Panduan & Solusi Kalau Gagal (1)

Kurang Cicilan s.d 70% dengan FLIN

  • Konsultasi Gratis
  • Tanpa Jaminan
  • Resmi Terdaftari KOMDIGI