Daftar isi

Ketahui Cara Menghitung Angsuran Pinjaman dengan Tepat

Ketahui Cara Menghitung Angsuran Pinjaman dengan Tepat

Ketika kamu memutuskan untuk meminjam uang dari bank atau lembaga keuangan lainnya, jangan lupakan berapa banyak angsuran yang akan kamu bayar. 

Berapa ya total angsuran per bulan, berapa bunganya, berapa lama kamu melunasi hutangmu, atau gimana sih cara menghitung angsuran agar sesuai cash flow keuanganmu. 

Semua pertanyaan itu, akan terjawab di artikel ini, karena FLIN akan menjelaskan secara lengkap mengenai cara menghitung angsuran per bulan dengan tepat dan tips menghitungnya agar kamu tidak salah mengambil keputusan. Mari simak!

Komponen yang perlu diketahui

Ada beberapa komponen yang perlu kamu perhatikan cara menghitung biaya angsuran tiap bulannya. Yaitu jumlah pinjaman pokok, suku bunga, dan jangka waktu atau tenor. 

Komponen-komponen ini saling memengaruhi besarnya biaya angsuran yang akan kamu bayar nantinya. Berikut penjelasannya:

1. Jumlah pinjaman pokok (Principal)

Pinjaman pokok adalah jumlah uang yang kamu pinjam dari bank atau pemberi pinjaman. 

Semakin besar jumlah pinjaman pokok yang kamu pinjam, maka semakin besar pula angsuran bulanan yang harus dibayarkan. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan kemampuan finansialmu sebelum menentukan jumlah pinjaman. 

2. Suku bunga

Suku bunga adalah biaya tambahan sebagai bentuk kompensasi atau biaya jasa dari pemberi pinjaman.

Besarnya suku bunga biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase tahunan (% per tahun). Dimana dalam perhitungan angsuran, suku bunga penting banget karena menentukan jumlah bunga yang harus dibayarkan tiap bulan di samping biaya cicilan pokoknya. 

Jenis bunga ada bermacam-macam, sesuai dengan kesepakatan antara kamu (peminjam) dan pemberi pinjaman. Ada bunga tetap ataupun bunga floating rate. 

3. Jangka waktu (Tenor)

Jangka waktu atau tenor adalah periode waktu yang disepakati untuk melunasi seluruh pinjaman beserta bunganya. 

Jangka waktu ini biasanya dalam bentuk bulan atau tahun. Jadi, semakin lama tenor yang kamu pilih, semakin kecil angsuran bulanannya, tapi total bunga yang dibayar juga akan lebih besar. 

Sebaliknya, jika kamu memilih tenor yang lebih singkat akan mengurangi total bunga, tetapi meningkatkan angsuran bulanannya. 

Jadi, pilih yang bijak ya! Sesuaikan dengan kemampuan keuanganmu saat ini maupun di masa depan sebelum memilih lama tenor dalam melunasi hutangmu. 

Baca Juga: Kredit Macet Adalah: Penyebab dan Cara Menghindarinya

Metode Cara Menghitung Angsuran dan Contohnya 

FLIN akan menjelaskan kepadamu beberapa metode cara menghitung angsuran yang umum digunakan. Berikut cara perhitungan angsuran dan contohnya:

1. Metode Angsuran Tetap (Anuitas)

Metode angsuran tetap atau anuitas adalah metode perhitungan angsuran yang besar angsuran yang kamu bayar akan tetap sampai akhir waktu pelunasan. 

Angsuran ini terdiri dari komponen: pokok pinjaman dan bunga. 

Dalam metode ini, proporsi antara bunga dan pokok pinjaman dalam angsuran dapat berubah seiring waktu. Bunga dihitung berdasarkan sisa pokok pinjaman, dan seiring berjalannya waktu, porsi bunga menurun sementara porsi pokok pinjaman akan meningkat. 

Rumus umum untuk menghitung angsuran dengan metode bunga anuitas adalah

Bunga = SP x i x (30/360)

Dimana: 

  • SP adalah pokok pinjaman 
  • i  adalah suku bunga tahunan
  • 30 merupakan jumlah hari dalam satu bulan, dan
  • 360 merupakan jumlah hari dalam satu tahun

Tapi, untuk menghitung total angsuran dengan perhitungan yang lebih akurat, rumus perhitungan anuitas tersebut dikembangkan menjadi: 

Total Angsuran = P x i x [(1+i) ^ t) / (1+i) ^ t-1)]

Dimana:

  • P adalah jumlah pokok pinjaman
  • i  adalah suku bunga, dan 
  • t  ialah tenor atau periode berlangsungnya kredit pinjaman

Contoh perhitungan metode bunga anuitas ini adalah

Jika kamu meminjam Rp. 10.000.000 dengan bunga 12% per tahun, dan tenor waktu 12 bulan. 

Maka, perhitungan dengan metode bunga anuitas adalah

  • Langkah pertama adalah menentukan suku bunga bulanan terlebih dahulu, dengan menggunakan rumus umum, yaitu 

i = 12%/12 = 1% = 0,01

  • Lalu, hitung angsuran bulanan menggunakan rumus anuitas yang lebih akurat:

Total angsuran =   P x i x [(1+i) ^ t) / (1+i) ^ t-1)]

= Rp. 10.000.000 x 0,01 x [(1+0,01)^12 / (1+0,01)^12 – 1)]

= Rp. 10.000.000 x 0,01 x [(1,126825) / (0,126825)]

= Rp. 10.000.000 x 0,01 x 8,895

= Rp. 889.500

  • Maka, angsuran bulanan yang perlu kamu bayar adalah Rp. 889.500.  
  • Jika ditotal kamu membayar angsuran selama tenor berlangsung menjadi Rp. 889.500 x 12 bulan = Rp. 10.674.000 .

2. Metode Bunga dan Pokok Terpisah (Flat)

Metode bunga dan pokok terpisah (flat) ialah metode perhitungan angsuran yang mana pokok pinjaman terpisah dari bunga yang dihitung.

Jadi, bunga tuh dihitung berdasarkan total pokok pinjaman yang diajukan, bukan saldo pokok yang tersisa. 

Rumus metode bunga dan pokok terpisah atau flat adalah

  • Bunga per bulan =  Jumlah pinjaman x suku bunga per bulan
  • Pokok per bulan =  Jumlah pinjaman/Tenor (bulan)
  • Total angsuran per bulan = Pokok per bulan + bunga per bulan

Contoh Perhitungan

 Kamu pinjam Rp. 10.000.000 dengan bunga 12% per tahun, dan tenor waktu 12 bulan. 

Dengan metode bunga dan pokok terpisah, cara menghitung angsuran bulanan adalah

  • Bunga yang akan dibayar : Rp. 10.000.000 x 12% = Rp. 1.200.000 per tahun atau Rp. 100.000 per bulan.
  • Pokok pinjaman yang akan dibayar per bulan : Rp. 10.000.000 / 12 = Rp. 833.333 
  • Total angsuran bulanan : Rp. 833.333 + Rp. 100.000 = Rp. 933.333

Jadi, angsuran bulanan yang kamu bayar untuk metode flat ini adalah Rp. 933.333 . 

3. Metode Efektif atau Sliding Rate

Berbeda dengan metode flat, metode sliding rate adalah metode menghitung angsuran di mana bunga dihitung berdasarkan saldo pinjaman yang tersisa. 

Artinya, bunga hanya dihitung dari sisa jumlah pokok yang belum lunas. Pada awal periode pinjaman, angsuran bulanan relatif besar karena bunga dihitung dari pokok pinjaman penuh, namun seiring berjalannya waktu, bunga akan semakin kecil karena saldo pinjaman yang tersisa juga semakin berkurang. 

Metode ini lebih bikin kamu untung sebagai peminjam, jika kamu melunasi pinjaman lebih besar di awal. 

Rumus bunga dengan metode sliding rate adalah

  • Pokok Angsuran = P/n 

Dimana, P adalah pokok pinjaman dan n adalah jangka waktu pinjaman (bulan)

  • Rumus bunga per bulan 

Bunga bulan ke n = (Presentase bunga/12) x sisa pokok pinjaman

Contoh perhitungannya ialah semisal kamu pinjam Rp. 10.000.000 dengan bunga 12% per tahun, dan tenor waktu 12 bulan. Berikut cara menghitung angsuran dengan metode sliding rate: 

  • Pokok angsuran = pokok pinjaman / Tenor = Rp. 10.000.000 / 12 = Rp. 833.333
  • Suku bunga = Persentase bunga / 12  = 12% / 12 =  0,01 atau 1% per bulan
  • Suku bunga per bulan ini akan dikalikan dengan pokok pinjaman yang nantinya dikurangi dari pokok pinjaman dari bulan sebelumnya. 
  • Jadi cara menghitung angsuran per bulan ke-1, bulan ke-2, dan seterusnya adalah
  • Bulan 1 

Sisa pokok = Rp. 10.000.000

Bunga = Sisa pokok x suku bunga bulanan 

= Rp. 10.000.000 x 0,01 = Rp. 100.000

Total angsuran = Angsuran pokok + Bunga 

= Rp. 833.333 + Rp. 100.000

= Rp. 933.333

  • Bulan 2

Sisa pokok = Rp. 10.000.000 – Rp. 833.333 = Rp. 9.166.667

Bunga = Rp. 9.166.667 x 0,01 = Rp. 91.667

Total angsuran = Angsuran pokok + Bunga 

= Rp. 833.333 + Rp. 91.667

= Rp. 925.000

  • Bulan 3

Sisa pokok = Rp. 9.166.667 – Rp. 833.333 = Rp. 8.333.334

Bunga = Rp. 8.333.334 x 0,01 = Rp. 83.333

Total angsuran = Angsuran pokok + Bunga 

= Rp. 833.333 + Rp. 83.333

= Rp. 916.667

  • Dan seterusnya..

Nah, jika Anda mengalami masalah utang atau angsuran yang menumpuk, andalkan FLIN untuk mengatasinya. Untuk ini, gunakan kalkulator untuk menghitung seberapa besar penghematan yang didapat dengan menggunakan FLIN.

Kalkulator Dana Talangan

Cek Kelayakan Anda

Lihat seberapa banyak dukungan yang bisa kamu dapat berdasarkan situasi keuanganmu

Perhitungan gratis Tidak mempengaruhi kredit Kurang dari 30 detik
Data Keuangan
Rp
Penghasilan utama wajib diisi
Rp
Rp
Wajib diisi (isi 0 jika tidak ada)
Rp
Jumlah pinjaman wajib diisi
Hasil perhitungan akan muncul di sini Isi form di sebelah kiri, lalu tekan
"Cek Kelayakan Sekarang"
Kabar Baik! 🎉
Anda layak mendapatkan Dana Talangan.
Berikut adalah estimasi rencana Anda.
Jumlah Dana Talangan
Tenor
Perbandingan Cicilan Bulanan
Sebelum FLIN
Estimasi Cicilan
Setelah FLIN
Cicilan Dana Talangan
Hemat
Penghematan / Bulan
Satu Langkah Lagi
Skema Mediasi Sesuai Kondisi Anda
Berikut kondisi keuangan bulanan yang didapat jika mengajukan Program Mediasi.
Cicilan Dana Talangan (36 bln)
+ Cicilan atas Pinjaman Beragunan
Total Kewajiban Bulanan
Sisa untuk Kebutuhan Hidup
Penghasilan yang digunakan untuk cicilan utang
Mediasi Utang FLIN menegosiasikan potongan utang Anda dalam 6 bulan, sehingga Dana Talangan jadi lebih terjangkau — sambil tetap menyisihkan dana setiap bulannya.
Berapa banyak uang yang secara realistis dapat Anda sisihkan setiap bulan? (Gunakan slider di bawah untuk menyesuaikan dengan jumlah yang bisa Anda simpan)
Rp 0
Tabungan dalam 6 Bulan
Diskon Negosiasi (20%)
Total Pengurangan Utang
Sisa Utang Setelah 6 Bulan
Estimasi Cicilan Dana Talangan 36 Bulan
Penghasilan yang digunakan untuk cicilan utang sebelum program
Penghasilan yang digunakan untuk cicilan utang setelah program
Anda bisa mengajukan dana talangan 4 - 6 bulan lagi.
Sedikit Lagi, Lakukan Hal-Hal Ini Untuk Memenuhi Syarat
Program mediasi utang dapat membantu finansial Anda. Untuk saat ini, estimasi tabungan belum memenuhi kriteria untuk Dana Talangan. Tim FLIN akan membantu Anda untuk memenuhi syarat.
Mengumpulkan Penghasilan Tambahan
Bonus, THR, atau penghasilan lepas yang diperoleh selama 6 bulan ke depan.
Pinjaman Lunak Dari Keluarga, Teman, Atau Perusahaan
Jembatan jangka pendek tanpa bunga untuk menutup kesenjangan.
Pelepasan/Likuidasi Aset (Jalan Terakhir)
Pelepasan aset yang dijaminkan dapat mengurangi kewajiban bulanan, sementara likuidasi aset dapat memberikan dana untuk melunasi saldo pinjol yang ada.
Total Manfaat untuk Anda
Tabungan anda + jumlah yang dinegosiasi
vs
Biaya Program FLIN
10% dari utang yang ditangani
Manfaat jauh lebih besar dari biaya
Setiap rupiah yang Anda bayarkan ke FLIN bekerja untuk menghapus beberapa rupiah utang — dan memberi Anda jalan yang realistis kembali ke stabilitas finansial.
Belum Memenuhi Syarat
🙏 Mohon maaf, kami belum bisa memprosesmu saat ini
Saat ini kondisimu belum memenuhi syarat program FLIN. Isi Form Konsultasi, kami akan memahami kondisimu sejak awal, jadi saat kondisimu sudah pas nanti, mengajukan kembali jadi lebih ringan.
Mulai konsultasi gratis hari ini
Berikan beberapa detail di bawah ini dan tim kami akan meninjau kasus Anda.
Mediasi & Negosiasi
Kamu memenuhi syarat untuk Mediasi & Negosiasi
Penghasilanmu belum mencapai syarat minimum Rp7 juta/bulan untuk Dana Talangan. Tapi lewat Mediasi & Negosiasi, kami bisa bantu turunkan beban utangmu lebih dulu.
Selama 6 bulan, FLIN menegosiasikan utangmu, sementara kamu menabung, dengan begitu utang akan makin berkurang.
Berapa banyak uang yang secara realistis dapat Anda sisihkan setiap bulan? (Gunakan slider di bawah untuk menyesuaikan dengan jumlah yang bisa Anda simpan)
Rp 0
Tabungan dalam 6 Bulan
Diskon Negosiasi (20%)
Total Pengurangan Utang
Sisa Utang Setelah 6 Bulan
Penghasilan yang digunakan untuk cicilan utang sebelum program
Penghasilan yang digunakan untuk cicilan utang setelah program

Tips Menghitung Angsuran dengan Tepat

Menghitung angsuran tiap bulannya tuh penting banget jika kamu ingin merencanakan cash flow keuangan yang sehat. Karena itu, FLIN akan berikan tips yang semoga bisa bantu kamu untuk hitung angsuran dengan tepat: 

1. Pahami Metode Perhitungan Angsuran

Sebelum kamu mulai menghitung angsuran yang perlu kamu bayar, penting kamu pahami jenis metode yang digunakan oleh bank atau lembaga keuangan yang kamu pinjami. 

Seperti yang dijelaskan tadi, ada beberapa metode untuk menghitung angsuran, mulai dari metode anuitas, metode flat, dan metode sliding rate. 

Memahami metode yang digunakan bisa membantumu untuk memperkirakan beban keuanganmu di masa depan. 

2. Gunakan Simulasi Kalkulator Pembayaran

Kalau kamu mager buat hitung manual, ada banyak bank yang punya kalkulator simulasi untuk menghitung angsuran tiap bulannya dengan mudah.

3. Perhitungkan Biaya Tambahan

Sering kali, dalam pinjaman ada biaya tambahan yang tersembunyi, dimana kalau tidak bertanya lebih lanjut maka informasi yang diberikan menjadi kurang lengkap.  

Jadi, kamu perlu aktif untuk bertanya mengenai apakah ada biaya tambahan. Seperti, biaya administrasi, asuransi, atau biaya pengurusan dokumen lainnya. 

4. Strategi Pembayaran Lebih Cepat

Jika kamu ingin cepat-cepat mengurangi total bunga yang harus dibayar, pertimbangkan untuk melakukan prepayment atau pembayaran lebih cepat atau pembayaran tambahan di luar angsuran bulanan yang dijadwalkan. 

Beberapa pinjaman, terutama yang menggunakan metode sliding rate, akan sangat menguntungkan jika kamu bayar lebih cepat karena bunga dihitung dari saldo pinjaman yang tersisa. 

5. Coba Cek Suku Bunga Diskon Atau Promo

Jika bank atau lembaga keuangan menawarkan bunga promo yang lebih rendah untuk jangka waktu tertentu. 

Cobain deh promo itu, atau pertimbangkan lagi untuk memilih pinjaman dengan promo tersebut, dan setelah promo berakhir, kamu bisa fikirkan untuk melunasi pinjaman tersebut lebih cepat atau refinancing ke contohnya FLIN dengan suku bunga yang lebih rendah. 

6. Negosiasi Dengan Pemberi Pinjaman

Jangan takut untuk negosiasi mengenai suku bunga atau syara pinjaman ke bank atau pemberi pinjaman. 

Karena biasanya kalau kamu pamer nih yakin dan mampu bisa bayar, biasanya kamu akan dapat penawaran bunga yang lebih rendah. 

Atau kamu masih bingung cara melakukan negosiasi dengan pemberi pinjaman? 

Apalagi ketika kamu ingin melakukan konsolidasi hutang atau refinancing hutang, dan berfikir untuk menjadikan hutangmu jadi satu pintu saja, dan takut untuk melakukan negosiasi dengan pihak bank atau lembaga keuangan yang kamu pinjami. 

Baca juga: Angsuran Flat: Pengertian, Cara Menghitung, dan Kelebihan Kekurangannya

Nikmati Pembayaran Angsuran Lebih Mudah bersama FLIN

Jika kamu merasa pusing dengan perhitungan yang terlalu berbelit, maka kamu dengan mudah bisa memanfaatkan perhitungan menggunakan kalkulator finansial yang sudah banyak tersedia.

Namun supaya perancangan pembayaran cicilan lebih akurat dan terhindar dari perencanaan keuangan yang berantakan, kamu juga bisa berkonsultasi langsung dengan ahlinya seperti bersama tim ahli dari FLIN.

Coba bantuan dari FLIN, untuk membuat semua masalah hutang-hutangmu yang banyak itu lebih mudah terselesaikan. Selain itu, kamu juga akan diberikan edukasi terkait cara menghitung angsuran per bulan dengan bunga yang lebih rendah. 

Hubungi FLIN untuk konsultasi terkait cara bayar angsuran hutang dengan konsolidasi hutang sekarang juga!

 

Langkah bijak hari ini Untuk hidup yang lebih terkendali

Merdeka dari hutang bukan sekedar mimpi. Temukan solusi menyelesaikan hutang terbaik dengan FLIN dan #AturUlangHidupmu!

Ambil Langkah Pertama Menuju Hidup Bebas Utang

Jangan lupa untuk share artikel ini di sosial mediamu!

Anda Tidak Perlu Menanggung Ini Sendirian

Konsultasikan kondisi keuangan Anda dan mulai rencana pelunasan yang jelas bersama FLIN

Artikel terkait

KOL 3, Artinya dan Apa Yang Harus Dilakukan

Cara Mengelola Keuangan

KOL 3, Artinya dan Apa Yang Harus Dilakukan?

Risiko Likuiditas, Contoh Kasus & Cara Mengatasinya

Dasar utang

Anda KOL 1, Selamat! Tapi Apakah Aman?

Cara Mengatasi Hutang Koperasi Harian Yang Realistis

Dasar utang

Cara Mengatasi Hutang Koperasi Harian Yang Realistis

Cara Melunasi Shopee PayLater Panduan & Solusi Kalau Gagal (1)

Kurang Cicilan s.d 70% dengan FLIN

  • Konsultasi Gratis
  • Tanpa Jaminan
  • Resmi Terdaftari KOMDIGI