Pencatatan utang yang tidak rapi bisa menyebabkan kesalahan hitung, pembayaran terlambat, dan masalah arus kas.
Untuk itu, bisnis perlu menggunakan software akuntansi yang mampu mencatat utang otomatis, menampilkan saldo utang, dan memudahkan pelacakan jatuh tempo.
Berikut ini adalah 7 software akuntansi terbaik untuk kebutuhan pencatatan utang bisnis, dan bagaimana masing-masing membantu mengatasi tantangan pencatatan utang.
Mengapa Bisnis Perlu Mencatat Utang dengan Software Akuntansi
Bisnis perlu software akuntansi untuk mencatat utang karena utang usaha berkaitan langsung dengan kelangsungan operasional dan arus kas. Tanpa sistem yang rapi, utang mudah terlewat, salah hitung, atau tidak terkontrol, yang pada akhirnya bisa menimbulkan denda, mengganggu hubungan dengan supplier, dan membuat kondisi keuangan tidak jelas.
Software akuntansi membantu bisnis dengan cara:
- Mencatat utang secara otomatis setiap kali terjadi transaksi pembelian
- Menampilkan total utang dan saldo per supplier secara akurat
- Memantau tanggal jatuh tempo agar pembayaran tidak terlambat
- Mengurangi kesalahan pencatatan manual dan data ganda
- Menyediakan laporan utang yang siap digunakan untuk evaluasi dan pengambilan keputusan
Dengan pencatatan utang yang terstruktur dan real-time, bisnis dapat mengelola kewajiban keuangannya dengan lebih aman, terencana, dan profesional, sekaligus menjaga arus kas tetap sehat.
Rekomendasi Software Akuntansi untuk Mencatat Utang Bisnis
1. Software Akuntansi Kledo
Kledo merupakan software akuntansi buatan Indonesia yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan bisnis lokal.
Kledo membantu bisnis yang kesulitan melihat saldo utang, mencegah menghitung utang secara manual yang rentan kesalahan, dan mengurangi ketidakteraturan pada laporan utang piutang.
Fitur terkait:
- Otomatis mencatat utang saat faktur pembelian diinput
- Tersedia laporan utang piutang per supplier, periode, dan tanggal
- Status utang (belum dibayar, sebagian, atau lunas) terlihat jelas
- Membantu membuat dokumen keuangan seperti jurnal umum, laporan keuangan, laporan neraca, dan lainnya
Kledo membantu bisnis menjaga pencatatan utang tetap akurat dan terkendali, terutama untuk UMKM dan bisnis menengah.
2. Bee Accounting
Bee Accounting merupakan software akuntansi yang fleksibel baik untuk skala kecil maupun menengah.
Software ini mengatasi input data utang yang ribet dan berulang, serta data utang yang tidak otomatis terhubung ke laporan keuangan
Fitur terkait:
- Modul pembelian yang otomatis terhubung ke pencatatan hutang usaha
- Sinkronisasi data yang membuat utang tercatat di buku besar
- Laporan utang piutang tersedia otomatis tanpa entri manual berulang
Dengan fitur ini, Bee Accounting membantu mengurangi kesalahan entri utang dan mempermudah pembuatan laporan.
Baca juga: 5 Aplikasi Sales Terbaik dan Keunggulannya
3. Jubelio
Jubelio dikenal sebagai software yang terintegrasi dengan operasional bisnis, termasuk penjualan dan stok.
Aplikasi ini membantu mengatasi utang yang tidak tersinkronisasi dengan operasional (stok, pembelian) dan membantu bisnis yang sulit memonitor jadwal tagihan vendor
Fitur terkait:
- Modul pembelian otomatis menjadi utang di sistem
- Data utang terhubung dengan stok dan transaksi lainnya
- Kemudahan memantau utang yang akan jatuh tempo
Pendekatan integratif seperti ini membantu menghubungkan pencatatan utang dengan proses lain di bisnis.
4. QuickBooks
QuickBooks adalah salah satu software akuntansi paling populer di dunia untuk UKM.
Aplikasi ini bisa mencatat tagihan vendor secara sistematis, serta mengingatkan jatuh tempo untuk pembayaran utang
Fitur terkait:
- Modul Accounts Payable yang mengelola utang usaha
- Pengingat otomatis untuk tagihan yang akan datang
- Riwayat transaksi utang yang mudah ditelusuri
Dengan demikian, QuickBooks membantu bisnis menghindari pembayaran terlambat dan mengelola pemasok lebih teratur.
5. Xero
Xero terkenal sebagai software cloud accounting dengan sistem pencatatan transaksi otomatis.
Dengan Xero, Anda bisa mengelola banyak supplier dengan mudah, serta mengirim notifikasi jatuh tempo.
Fitur terkait:
- Daftar utang vendor
- Notifikasi dan pengingat jatuh tempo pembayaran
- Semua data bisa diakses melalui cloud kapan saja
Fitur cloud Xero membantu bisnis kecil sampai menengah memantau utang secara real-time.
Baca juga: 7 Aplikasi P2P Lending Terbaik di Indonesia
6. Zoho Books
Zoho Books adalah software akuntansi berbasis cloud yang banyak dipakai UKM.
Jika utang vendor tersebar di banyak tempat, Anda bisa menyelesaikannya dengan Zoho. Anda juga bisa mengintegrasikan Zoho dengan kontak supplier.
Fitur terkait:
- Data vendor terpusat yang terhubung ke pencatatan utang
- Status utang dan pembayaran terlihat jelas
- Otomatis masuk ke laporan keuangan
Zoho Books memudahkan bisnis mengelola utang tanpa perlu input data yang berulang.
7. Wave
Wave termasuk software pembukuan yang cocok untuk usaha kecil, freelancer, bahkan pemula.
Wave cocok untuk bisnis yang transaksi utang belum terotomatisasi, serta tidak ada laporan terstruktur untuk utang kecil
Fitur terkait:
- Pencatatan tagihan dan pembayaran terintegrasi
- Laporan keuangan dasar yang mencakup utang usaha
- Simple dan mudah diaplikasikan untuk usaha kecil
Wave cocok untuk bisnis yang baru mulai menerapkan pencatatan utang secara digital dan ingin solusi sederhana tapi fungsional.
Semua pilihan tentunya dikembalikan ke kebutuhan masing-masing. Namun, Anda bisa mengandalkan FLIN untuk solusi utang yang menumpuk. Kami bisa mengatasi masalah utang KTA/Pinjol/Paylater/Kartu Kredit. Klik tombol di bawah untuk konsultasi gratis sekarang!


