Lagi butuh dana cepat atau mau putar uang tapi malas berurusan dengan birokrasi bank yang ribet? P2P lending bisa jadi solusinya. Sekarang pilihannya banyak banget, ada yang buat modal usaha, atur cash flow, sampai buat investasi sampingan.
Tapi jujur saja, saking banyaknya pilihan, kita sering bingung mana yang benar-benar aman dan sesuai kebutuhan. Biar nggak salah langkah, coba cek 7 aplikasi P2P lending di Indonesia yang sudah punya nama dan terpercaya ini.
- Amartha
Amartha ini salah satu pemain lama, sudah ada dari tahun 2010. Yang bikin salut, mereka fokus bantu UMKM, terutama ibu-ibu pengusaha mikro di pedesaan. Jadi, sambil investasi, kita juga ikutan aksi sosial. Modal awalnya pun terjangkau banget, nggak perlu nunggu kaya buat jadi investor. Soal keamanan nggak usah ragu, Amartha sudah dapet izin penuh dari OJK. Sampai sekarang, mereka sudah menyalurkan modal lebih dari Rp35 triliun ke jutaan usaha mikro.
- Asetku
Kalau kamu cari yang praktis, Asetku bisa jadi pilihan. Berdiri sejak 2017, platform ini populer karena siapa pun bisa mulai pendanaan dengan modal kecil. Penggunanya pun sudah jutaan. Dan yang paling penting, Asetku sudah resmi berizin OJK. Jadi, buat yang ingin dapat imbal hasil kompetitif tanpa harus pusing mikirin teknis yang rumit, aplikasi ini enak banget buat dipakai sehari-hari.
Baca juga: P2P Lending: Pengertian, Cara Kerja, dan Risikonya
- Modalku
Sesuai namanya, Modalku (atau Funding Societies) emang jagonya urusan modal UMKM. Mereka sudah beroperasi lebih dari 9 tahun dan sudah menyalurkan dana triliunan rupiah. Buat pemberi dana, pilihannya luas banget, jadi kamu bisa sebar risiko ke berbagai sektor bisnis. Proses kurasi mereka juga ketat, jadi kita bisa lebih tenang karena informasi risikonya transparan sebelum kita memutuskan untuk kasih dana.
- Danamas
Danamas ini termasuk yang paling stabil karena sudah terdaftar di OJK sejak 2017. Fokus mereka ada di pinjaman usaha dan personal yang mudah dijangkau masyarakat luas. Faktanya, sudah ada sekitar 81 juta pinjaman yang cair lewat sini. Kelebihannya? Manajemen risikonya oke dan prosesnya sudah full digital, jadi pengajuan dana bisa beres lebih cepat dibanding cara konvensional.
- Kredit Pintar
Nah, kalau butuh dana darurat yang sifatnya mendesak, Kredit Pintar biasanya jadi top of mind. Kenapa? Karena prosesnya cepat dan nggak pakai ribet. Mereka fokus di pinjaman jangka pendek dengan verifikasi yang efisien. Soal keamanan tetap terjaga karena sudah berizin OJK. Menariknya, kualitas pendanaan mereka cukup sehat dengan tingkat macet 0%, yang artinya sistem mereka dalam menyeleksi peminjam tergolong bagus.
Baca juga: Mengenal P2P Lending Syariah & Rekomendasinya
- Danai.id
Danai.id mungkin nggak se-berisik yang lain, tapi prestasinya nyata. Mereka sudah menyalurkan hampir Rp900 miliar sejak berdiri. Platform ini cocok banget buat kamu yang butuh modal cepat tanpa persyaratan jaminan yang bikin pusing. Semuanya transparan dan diawasi langsung oleh OJK sesuai izin tahun 2021 lalu. Simpel dan fleksibel, itu poin utamanya.
- Findaya
Mungkin kamu lebih kenal Findaya lewat ekosistem Mapan. Intinya, mereka punya misi bikin akses keuangan jadi lebih merata buat semua orang. Angka penyalurannya nggak main-main, sudah tembus puluhan triliun rupiah. Kalau malas dengan prosedur bank yang berbelit, Findaya ini alternatif yang solid. Proses pengajuannya cepat, praktis, dan yang pasti aman karena operasionalnya stabil.
Jadi, itu tadi beberapa pilihannya. Tapi ingat ya, pilih aplikasi P2P lending itu jangan cuma tergiur bunga atau kemudahannya saja. Kamu harus paham rekam jejaknya dan sesuaikan dengan kemampuan bayar atau profil risiko kamu. Jangan sampai niatnya mau untung malah jadi buntung.
Kalau sekarang kamu lagi punya cicilan yang mulai terasa berat atau cash flow lagi berantakan, jangan stres sendiri. Kamu bisa coba konsultasi sama FLIN. Lewat Program Dana Talangan, FLIN bisa bantu merapikan beban cicilan kamu dengan tenor yang lebih masuk akal. Jadi, pembayaran bulanan terasa lebih ringan dan kamu tetap bisa tenang memenuhi kebutuhan lainnya.
Penasaran gimana caranya? Langsung saja klik tombol di bawah buat ngobrol sama tim FLIN!