Daftar isi

FDC, Fungsi, dan Perannya dalam Dunia Pinjol

FDC, Fungsi, dan Perannya dalam Dunia Pinjol

Ketika mengajukan pinjaman online, Anda mungkin pernah mendengar istilah FDC. Sistem ini berkaitan dengan data pinjaman di industri fintech lending dan dipakai dalam proses penilaian calon peminjam.

Secara sederhana, FDC membantu penyelenggara fintech melihat informasi terkait pinjaman seorang calon peminjam, termasuk untuk menekan risiko seseorang memiliki pinjaman di banyak platform sekaligus.

Simak penjelasan selengkapnya di bawah.

💡 Highlights

  • FDC (Fintech Data Center) adalah pusat data yang dibangun dan dikelola secara independen oleh AFPI khusus untuk industri fintech lending. Fungsinya merekam riwayat pinjaman antar penyelenggara, mencegah peminjaman berganda, dan mendukung proses penilaian kredit.
  • FDC berbeda dengan SLIK OJK. SLIK dikelola langsung oleh OJK dan mencakup data perbankan serta lembaga keuangan formal, sedangkan FDC dikelola AFPI dan fokus pada ekosistem pinjaman online. FDC bukan pengganti SLIK, keduanya berjalan paralel.
  • Pengajuan pinjaman Anda bisa ditolak karena data di FDC menunjukkan kemampuan bayar yang terbatas atau ada tunggakan aktif. Penolakan ini murni hasil penilaian risiko penyelenggara, bukan hukuman.
  • Istilah “blacklist FDC” bukan istilah resmi. Ditolak satu penyelenggara tidak otomatis membuat Anda masuk daftar hitam di semua tempat, karena tiap penyelenggara punya kriteria penilaian sendiri.
  • Tidak ada prosedur cek mandiri untuk publik seperti iDeb SLIK, dan tidak ada cara instan menghapus data FDC. Langkah yang benar: lunasi tunggakan, minta pemberi pinjaman memperbarui status Anda, simpan semua bukti pelunasan, dan hindari gali lubang tutup lubang. Waktu pembaruan data tergantung pelaporan masing masing penyelenggara, jadi tidak bisa dipastikan.

Apa Itu FDC?

FDC adalah Fintech Data Center, yakni pusat data yang dipakai untuk mengelola dan menyediakan informasi terkait peminjam di industri fintech lending.

FDC dibangun oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan dikelola secara independen oleh AFPI. Sistem ini dipakai oleh penyelenggara fintech lending yang menjadi bagian dari ekosistem tersebut untuk mendukung proses penilaian kredit.

Ketika Anda bertanya “FDC itu apa?”, jawabannya adalah pusat data fintech yang membantu penyelenggara melihat informasi kredit calon peminjam.

Apa Fungsi FDC dalam Pinjol?

FDC memiliki beberapa fungsi utama dalam proses pengajuan pinjaman.

Merekam Riwayat Pinjaman Antar-Fintech

FDC menjadi pusat informasi yang membantu penyelenggara fintech memperoleh gambaran mengenai aktivitas pinjaman calon peminjam.

Informasi tersebut bisa dipakai untuk melihat apakah seseorang masih punya pinjaman aktif atau memiliki riwayat pembayaran bermasalah.

Mencegah Orang Pinjam di Banyak Tempat Sekaligus

Salah satu tujuan FDC adalah membantu fintech mendeteksi peminjaman berganda.

Misalnya, Anda masih punya pinjaman aktif di satu platform kemudian mengajukan pinjaman di platform lain. Informasi tersebut bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam proses penilaian kemampuan bayar.

Dengan begitu, FDC membantu fintech mengurangi risiko calon peminjam mengambil utang baru ketika kewajiban yang sudah ada sebenarnya cukup besar.

Apa Bedanya FDC dan SLIK OJK?

FDC dan SLIK OJK sama-sama berkaitan dengan informasi kredit, tetapi keduanya bukan sistem yang sama.

SLIK merupakan sistem informasi yang dikelola OJK, sedangkan FDC merupakan pusat data yang dibangun dan dikelola secara independen oleh AFPI untuk kebutuhan industri fintech lending.

FDC bukan pengganti SLIK OJK. Keduanya memiliki sistem, pengelola, dan cakupan yang berbeda.

Kenapa Pengajuan Pinjol Bisa Ditolak Gara-Gara FDC?

FDC bukan sekadar tempat menyimpan data. Informasi di dalamnya dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan fintech ketika melakukan credit assessment.

Contohnya, Anda masih punya beberapa pinjaman aktif dan mengajukan pinjaman baru. Kalau berdasarkan data yang tersedia kemampuan bayar Anda dianggap sudah terbatas, pengajuan bisa menjadi lebih sulit disetujui.

Sebaliknya, riwayat pembayaran yang baik dan kemampuan bayar yang masih mencukupi dapat mendukung proses penilaian kredit.

Apa Itu “Masuk Daftar Hitam FDC”?

Istilah “blacklist FDC” sering dipakai untuk menggambarkan kondisi ketika riwayat kredit seseorang dianggap bermasalah oleh penyelenggara fintech.

Namun, jangan langsung menganggap penolakan pinjaman berarti Anda masuk “daftar hitam FDC”. Keputusan kredit merupakan kewenangan masing-masing penyelenggara dan bisa dipengaruhi berbagai faktor dalam proses penilaian.

Yang jelas, tunggakan atau riwayat pembayaran bermasalah dapat menjadi sinyal risiko bagi fintech.

Gimana Cara Cek Data FDC Anda?

FDC berbeda dengan SLIK OJK. Karena itu, cara mengakses informasi FDC juga tidak sama dengan cara meminta iDeb SLIK OJK.

Sumber yang tersedia menjelaskan bahwa FDC dipakai oleh penyelenggara fintech untuk kebutuhan credit assessment, tetapi tidak memberikan prosedur publik yang setara dengan layanan permintaan iDeb SLIK untuk konsumen.

Kalau Anda ingin mengetahui alasan pengajuan fintech ditolak, langkah paling aman adalah menghubungi penyelenggara yang bersangkutan dan menanyakan dasar penolakannya.

Gimana Cara Membersihkan atau Memperbaiki Riwayat FDC?

Tidak ada cara instan untuk “menghapus FDC” hanya karena Anda ingin mengajukan pinjaman baru.

Kalau masalahnya berasal dari tunggakan, langkah utamanya adalah menyelesaikan kewajiban kepada pemberi pinjaman. Setelah itu, Anda bisa meminta penyelenggara memastikan status pembayaran telah diperbarui dalam sistem yang mereka gunakan.

Lunasi Tunggakan dan Minta Update Status ke Pemberi Pinjaman

Kalau masih punya tunggakan, prioritaskan penyelesaiannya terlebih dahulu.

Setelah pembayaran selesai, simpan bukti pelunasan dan hubungi pemberi pinjaman untuk memastikan status pinjaman telah diperbarui.

Kalau utang Anda tersebar di beberapa fintech dan kemampuan bayar sudah terbatas, jangan menutupinya dengan mengambil pinjaman baru secara terus-menerus. Pola tersebut justru bisa memperbesar beban utang.

Berapa Lama Data FDC Diperbarui?

Waktu pembaruan data tidak sebaiknya dianggap sebagai angka pasti yang berlaku untuk semua fintech. Data bergantung pada proses pelaporan dan pembaruan dari penyelenggara terkait.

Setelah melunasi tunggakan, pastikan Anda menyimpan bukti pembayaran dan meminta konfirmasi kepada pemberi pinjaman mengenai pembaruan status.

Kalau utang sudah menumpuk di beberapa fintech, masalahnya bukan sekadar memperbaiki riwayat. Anda juga perlu mengatur kembali seluruh kewajiban agar cicilan lebih terukur.

Dalam kondisi seperti ini, konsolidasi utang bisa menjadi salah satu opsi yang perlu dipertimbangkan setelah kemampuan bayar dan seluruh kewajiban Anda dihitung terlebih dahulu.

Pada kesimpulannya, FDC adalah Fintech Data Center, yaitu pusat data yang dibangun oleh AFPI untuk mendukung industri fintech lending, terutama dalam proses credit assessment dan mitigasi risiko. FDC bisa membantu fintech melihat informasi terkait aktivitas pinjaman dan mendeteksi potensi peminjaman berganda.

FDC berbeda dengan SLIK OJK. Kalau Anda mengalami penolakan pinjaman, jangan langsung menyimpulkan bahwa Anda masuk blacklist. Periksa kondisi pinjaman aktif, tunggakan, dan kemampuan bayar Anda.

Kalau utang sudah tersebar di banyak fintech dan mulai sulit dikendalikan, Anda bisa konsultasikan kondisi keuangan terlebih dahulu dengan FLIN sebelum mengambil keputusan baru.

Anda bisa mendapatkan solusi keuangan termasuk konsolidasi utang yang bisa disesuaikan dengan kemampuan bayar Anda lewat program Dana Talangan. Penasaran? Yuk, konsultasi secara GRATIS sekarang.

Cek lebih lanjut soal pengelolaan utang lewat artikel-artikel di bawah ini:

Jangan lupa untuk share artikel ini di sosial mediamu!

Anda Tidak Perlu Menanggung Ini Sendirian

Konsultasikan kondisi keuangan Anda dan mulai rencana pelunasan yang jelas bersama FLIN

Artikel terkait

FDC, Fungsi, dan Perannya dalam Dunia Pinjol

Cara Mengelola Keuangan

FDC, Fungsi, dan Perannya dalam Dunia Pinjol

Apa Itu Plafon Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya

Cara Mengelola Keuangan

Apa Itu Plafon? Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya

Mudah, Ini Cara Cek SLIK OJK, Semua Orang Pasti Bisa!

Dasar utang

Mudah, Ini Cara Cek SLIK OJK, Semua Orang Pasti Bisa!

Cara Melunasi Shopee PayLater Panduan & Solusi Kalau Gagal (1)

Kurang Cicilan s.d 70% dengan FLIN

  • Konsultasi Gratis
  • Tanpa Jaminan
  • Resmi Terdaftari KOMDIGI