Saat mengajukan pinjaman online, kontak darurat memang bisa diminta, tapi bukan berarti nomor tersebut boleh seenaknya dihubungi atau dipakai untuk menekan peminjam.
Kalau Anda sedang kesulitan membayar, Anda perlu membedakan pinjol legal dan ilegal, memahami batas penagihan, dan tahu langkah yang bisa diambil kalau kontak darurat mulai dihubungi secara berlebihan. OJK menegaskan bahwa penyelenggara fintech lending wajib menagih sesuai ketentuan dan akan menindak perusahaan yang menagih secara tidak beretika.
💡 Highlights
- Kontak darurat boleh diminta untuk verifikasi/komunikasi, bukan sebagai penjamin utang atau alat teror.
- Pinjol legal hanya boleh akses CAMILAN (Camera, Microphone, Location) dan menagih sesuai aturan OJK; pinjol ilegal sering minta akses data berlebihan untuk meneror.
- Kurangi risiko kontak darurat dihubungi dengan aktif berkomunikasi dan mengajukan keringanan sebelum jatuh tempo lewat kanal resmi.
- Kalau penagihan mengancam atau mengintimidasi, simpan bukti (screenshot, nomor, waktu, isi) lalu laporkan.
- Lapor pinjol legal ke Kontak OJK 157 (telepon 157 24 jam sejak 10 Oktober 2025, WA 081-157-157-157, email [email protected]) atau AFPI; pinjol ilegal dan ancaman ke KOMDIGI/kepolisian.
- Kalau nomor Anda dijadikan kontak darurat tanpa izin, Anda bukan penanggung utang; klarifikasi ke penyelenggara dan minta berhenti dihubungi.
- Kalau utang menumpuk, fokus selesaikan utang (bukan gali lubang tutup lubang); FLIN bisa bantu dari reschedule sampai konsolidasi.
Sebenarnya, Boleh Nggak Pinjol Menghubungi Kontak Darurat Anda?
Apa Itu Kontak Darurat dan Kenapa Diminta Pinjol
Kontak darurat adalah nomor orang lain yang Anda cantumkan saat mengajukan pinjaman. Fungsinya bukan sebagai pihak yang wajib membayar utang Anda, melainkan untuk membantu proses verifikasi atau komunikasi tertentu sesuai ketentuan penyelenggara. Jadi, kontak darurat tidak otomatis menjadi penjamin utang Anda.
Batasan Menurut OJK: Buat Verifikasi, Bukan Alat Teror
Untuk pinjol legal, penggunaan data dan proses penagihan harus mengikuti ketentuan perlindungan konsumen. OJK pernah menindaklanjuti pengaduan terkait dugaan penggunaan data pribadi dan penyampaian informasi kepada pihak yang tidak berkepentingan dalam proses penagihan.
Artinya, kontak darurat bukan jalur bebas untuk mempermalukan, mengintimidasi, atau meneror peminjam. Kalau penagihan sudah disertai ancaman atau kekerasan, OJK menyebut konsumen bisa menghubungi pihak berwajib.
Bedanya Pinjol Legal vs Ilegal
Perbedaan paling penting ada pada legalitas dan cara mereka menggunakan data. Pinjol ilegal sering meminta akses data pribadi secara berlebihan dan bisa memakai data tersebut untuk meneror peminjam yang gagal bayar.
Sementara itu, pinjol legal hanya meminta akses tiga hal yang biasa disebut CAMILAN, yakni Camera (kamera), Microphone (mikrofon), dan Location (lokasi).
Cara Agar Pinjol Tidak Menghubungi Kontak Darurat
Tidak ada cara yang bisa menjamin 100% kontak darurat tidak pernah dihubungi. Namun, Anda bisa mengurangi kemungkinannya dengan menyelesaikan masalah pembayaran secara aktif.
Bayar atau Ajukan Keringanan Sebelum Jatuh Tempo
Kalau Anda sudah tahu tidak mampu membayar penuh, jangan menunggu sampai masalah membesar. Hubungi penyelenggara sebelum jatuh tempo dan tanyakan opsi yang tersedia, seperti reschedule pembayaran atau bentuk keringanan lain jika memang disediakan.
Komunikasi Aktif dengan Pihak Pinjol Legal
Jangan menghilang ketika mulai kesulitan membayar. Sampaikan kondisi Anda melalui kanal resmi dan simpan bukti komunikasi, serta jelaskan kemampuan pembayaran Anda secara realistis. OJK juga mengimbau konsumen untuk memakai pinjaman sesuai kebutuhan dan kemampuan membayar, serta memahami bunga, denda, dan biaya yang berlaku.
Kenali Hakmu Saat Penagihan Mulai Melanggar Aturan
Anda tetap punya hak sebagai konsumen meskipun mempunyai utang. Jika penagihan berubah menjadi ancaman, intimidasi, pelecehan, atau penyebaran informasi kepada pihak yang tidak berkepentingan, simpan bukti seperti:
- Screenshot pesan.
- Rekaman telepon jika memungkinkan dan sesuai ketentuan hukum.
- Nomor yang menghubungi.
- Waktu dan isi komunikasi.
- Bukti bahwa Anda sudah berkomunikasi dengan penyelenggara.
Bukti tersebut akan membantu ketika Anda mengajukan pengaduan.
Cara Menghapus Kontak Darurat di Pinjol
Kenapa Kontak Darurat Susah Dihapus Setelah Diajukan
Data yang sudah diberikan ketika pengajuan pinjaman tidak selalu bisa dihapus hanya dengan mengubah pengaturan di HP. Pengelolaan data berada pada penyelenggara. Karena itu, kalau Anda ingin mengganti atau meminta penghapusan kontak darurat, gunakan kanal resmi penyelenggara. Jangan mengandalkan aplikasi penghapus data atau pihak ketiga yang mengklaim bisa menghapus kontak dari sistem pinjol.
Langkah Mengajukan Penghapusan lewat Customer Service
Hubungi Customer Service (CS) resmi pinjol dan sampaikan permintaan Anda. Informasi yang bisa disiapkan:
- Nama peminjam.
- Nomor HP yang terdaftar.
- Nomor atau ID pinjaman jika ada.
- Nomor kontak darurat yang ingin dihapus.
- Alasan permintaan penghapusan atau perubahan.
- Bukti pendukung jika diminta.
Jangan lupa, mintalah konfirmasi tertulis setelah permintaan diproses.
Cara Mengganti Kontak Darurat di Pinjol
Lewat Pengaturan Aplikasi (Kalau Tersedia)
Beberapa platform mungkin menyediakan pengaturan data profil, tetapi posisi menu dan fiturnya bisa berbeda. Kalau ada opsi perubahan kontak, gunakan fitur resmi tersebut dan ikuti proses verifikasi. Kalau tidak tersedia, jangan mencari cara bypass, gunakan Customer Service.
Lewat Customer Service atau Email Resmi
Kirim permintaan melalui kanal resmi yang tercantum di aplikasi atau website penyelenggara. Sampaikan bahwa Anda ingin mengganti kontak darurat dan jelaskan nomor baru yang akan digunakan kalau memang diperbolehkan. Simpan nomor tiket, email, atau bukti percakapan sebagai dokumentasi.
Gimana Kalau Nomor Anda Dijadikan Kontak Darurat Tanpa Izin?
Ini bisa terjadi ketika seseorang mencantumkan nomor Anda tanpa meminta persetujuan. Anda tidak otomatis menjadi pihak yang bertanggung jawab atas utang tersebut.
Hak Anda dan Cara Minta Berhenti Dihubungi
Kalau Anda tidak pernah mengajukan pinjaman, jelaskan kepada pihak penagih bahwa Anda bukan peminjam. OJK juga memberikan panduan bagi orang yang tidak punya pinjaman tetapi dihubungi debt collector, yakni melakukan klarifikasi kepada penyelenggara terkait. Kalau penagihan terus disertai ancaman atau kekerasan, Anda bisa menghubungi pihak berwajib. Selain itu, Anda juga bisa meminta agar nomor Anda tidak lagi digunakan untuk komunikasi terkait pinjaman tersebut.
Langkah Hukum kalau Terus Diteror
Jangan langsung menghapus semua bukti. Simpan:
- Nomor telepon penagih.
- Screenshot WhatsApp/SMS.
- Rekaman atau catatan percakapan.
- Bukti bahwa Anda sudah meminta komunikasi dihentikan.
- Identitas platform pinjaman.
Kalau ada ancaman atau kekerasan, laporkan kepada pihak berwajib. Untuk pinjol legal, pengaduan juga dapat disampaikan melalui OJK.
Cara Melapor Pinjol yang Melanggar Aturan Penagihan
Lapor ke OJK & Satgas PASTI
Untuk penyelenggara fintech lending yang legal, Anda bisa mengadukan dugaan pelanggaran melalui Kontak OJK 157. Saat ini OJK menyediakan:
- Telepon 157.
- WhatsApp 081-157-157-157.
- Email [email protected].
- Kanal layanan konsumen OJK.
Sejak 10 Oktober 2025, layanan telepon 157 tersedia 24 jam setiap hari. Anda juga bisa mengecek legalitas pinjol melalui kanal resmi OJK sebelum mengambil pinjaman.
Lapor Pinjol Ilegal ke KOMDIGI dan AFPI
Kalau berhadapan dengan pinjol ilegal, jalurnya berbeda. OJK menyebut aktivitas pinjol ilegal bisa dilaporkan untuk ditindak, sementara kalau sudah ada ancaman atau tindak pidana, masyarakat dapat melapor kepada kepolisian.
Untuk fintech lending yang legal dan menjadi anggota AFPI, pengaduan juga bisa disampaikan melalui AFPI. OJK mencantumkan kanal AFPI sebagai salah satu jalur pengaduan terkait fintech lending. Jangan memberikan OTP, PIN, password, atau data sensitif tambahan kepada pihak yang mengaku sebagai petugas sebelum identitas dan kanalnya benar-benar terverifikasi.
Gimana Kalau Utang Pinjolnya Udah Numpuk dan Bikin Stres?
Kalau masalah kontak darurat selesai tetapi masalah utamanya (utang) semakin menumpuk dan bikin stres, intinya jangan menutup pinjaman lama dengan pinjaman baru tanpa perhitungan. Cara itu justru bisa membuat jumlah kreditur semakin banyak. Mulai dengan:
- Catat semua pinjaman.
- Hitung total sisa utang dan cicilan.
- Pisahkan pinjaman legal dan ilegal.
- Hubungi kreditur legal untuk membahas opsi pembayaran.
- Prioritaskan utang berdasarkan bunga, biaya, dan tingkat risikonya.
Jika utang sudah tersebar di banyak tempat, pertimbangkan opsi konsolidasi atau penyelesaian yang sesuai kemampuan. Kalau kondisinya sudah sampai utang menumpuk di beberapa pinjol, fokuskan energi pada penyelesaian utang, bukan sekadar menghentikan telepon dari penagih.
Anda bisa berkonsultasi dengan FLIN untuk membahas kondisi utang dan mencari opsi penyelesaian yang lebih terukur, termasuk me-reschedule pembayaran hingga konsolidasi utang. Tertarik? Yuk, segera konsultasi sekarang dengan FLIN secara GRATIS!
Baca lebih lanjut mengenai cara untuk mengatasi upaya dari penagihan pinjol di bawah: