DC Datang ke Rumah, Boleh atau Tidak? Ini Aturan yang Jarang Orang Tahu

DC Datang ke Rumah, Boleh atau Tidak? Ini Aturan yang Jarang Orang Tahu

DC Datang ke Rumah, Boleh atau Tidak_ Ini Aturan yang Jarang Orang Tahu

Daftar Isi

Salah satu ketakutan kalau orang punya utang adalah debt collector datang ke rumah. Perasaan malu dan takut campur aduk jadi satu.

Pertanyaannya, apakah DC boleh datang ke rumah?

Jawaban Singkat: Boleh, Tapi Ada Batasan Ketat

Ya, debt collector boleh datang ke rumah untuk melakukan penagihan, tapi harus mengikuti aturan yang berlaku, baik dari regulator maupun ketentuan perusahaan pemberi pinjaman.

DC tidak boleh mengancam atau melakukan intimidasi, menggunakan kekerasan fisik maupun verbal, masuk paksa ke dalam rumah, mempermalukan nasabah di depan tetangga atau keluarga, atau sampai menyita barang secara sepihak tanpa dasar hukum.

Untuk itu, kehadiran debt collector datang ke rumah bukan berarti mereka memiliki kewenangan untuk melakukan apa saja.

Apabila tantangan utamanya karena banyaknya utang yang membuat debt collector datang ke rumah, Anda bisa konsultasi dengan FLIN. Anda akan dibantu menyusun kembali kewajiban pembayaran menjadi lebih terkelola. Yuk, konsultasi sekarang.

Aturan OJK tentang Kunjungan Debt Collector ke Rumah

Berikut adalah beberapa aturan OJK mengenai kunjungan DC ke rumah:

1. POJK Fintech Lending (Pinjol)

Untuk penyelenggara pinjaman online yang legal, proses penagihan harus mengikuti ketentuan OJK serta kode etik industri.

Menurut aturan OJK dan pedoman AFPI, penagihan harus dilakukan dengan cara yang beretika, tidak mengandung ancaman, tidak menggunakan kekerasan, serta tidak mempermalukan peminjam. Penagihan lapangan juga hanya boleh dilakukan oleh petugas yang memiliki identitas dan tugas yang jelas.

Artinya, meskipun ada tunggakan, peminjam tetap memiliki hak untuk diperlakukan secara manusiawi.

2. POJK Perusahaan Pembiayaan (Leasing)

Pada perusahaan pembiayaan atau biasa disebut leasing seperti kredit kendaraan, proses penagihan juga memiliki aturan tersendiri sesuai POJK Nomor 46 Tahun 2024.

Petugas yang melakukan penagihan harus bisa menunjukkan identitas dan surat tugas resmi. Selain itu, proses penagihan harus dilakukan sesuai prosedur yang ditetapkan perusahaan.

3. Aturan untuk Penagihan Kartu Kredit dan KTA (Bank)

Bank juga memiliki pedoman penagihan yang mengatur perilaku petugas lapangan.

Secara umum, penagihan harus dilakukan dengan cara yang tidak melanggar hukum, tidak mengandung ancaman, dan tidak merugikan nasabah di luar kewajiban pembayaran yang memang masih berjalan.

Kapan Debt Collector Boleh Datang ke Rumah?

Ketika Anda terlambat membayar cicilan, seharusnya tidak membuat debt collector bisa langsung datang ke rumah begitu saja. 

Biasanya ada beberapa tahapan yang dilakukan terlebih dahulu. Berikut di antaranya:

1. Setelah Lewat Batas Hari Keterlambatan Tertentu

Umumnya perusahaan akan memberikan kesempatan kepada nasabah untuk menyelesaikan kewajibannya terlebih dahulu.

Untuk itu, kalau Anda terlambat membayar cicilan satu atau dua hari saja seharusnya tidak serta merta akan ada debt collector datang ke rumah.

2. Sudah Ada Upaya Penagihan via Telepon Sebelumnya

Sebelum memerintahkan pihak debt collector datang ke rumah, pihak kreditur biasanya akan menghubungi nasabah melalui telepon, SMS, Email, atau WhatsApp.

Kalau ternyata tidak ada sama sekali komunikasi, baru lah kunjungan ke rumah oleh pihak lapangan bisa menjadi langkah berikutnya.

3. DC Membawa Surat Tugas Resmi

Petugas yang datang seharusnya bisa menunjukkan identitas diri seperti KTP, surat tugas dari perusahaan, dan dokumen pendukung lainnya yang bisa dipertanggung jawabkan

Kalau ada seseorang mengaku debt collector tetapi tidak bisa menunjukkan identitas atau surat tugas, Anda berhak meminta klarifikasi terlebih dahulu.

4. Kunjungan di Jam yang Diizinkan

Penagihan juga harus dilakukan dalam waktu yang wajar. Petugas tidak boleh datang pada jam-jam yang tidak pantas atau mengganggu ketertiban secara berlebihan.

Kapan Kunjungan DC ke Rumah Dianggap Melanggar?

Ini bagian yang sering tidak diketahui banyak orang. Meski penagihan diperbolehkan, ada batas yang tidak boleh dilanggar. 

Berikut ketika kunjungan DC ke rumah bisa dianggap melanggar:

1. Datang di Luar Jam yang Ditentukan

Sesuai aturan OJK, waktu kunjungan wajar DC ke rumah antara pukul 08.00 hingga 20.00 (jam 8 malam) waktu setempat. 

Artinya, kalau kunjungan yang dilakukan pada waktu yang tidak wajar berpotensi melanggar pedoman penagihan yang berlaku.

2. Tanpa Surat Tugas dan Identitas

Sebelum berdiskusi lebih lanjut, Anda berhak meminta petugas menunjukkan kartu identitas, surat tugas resmi, atau informasi perusahaan yang diwakili. Jangan langsung percaya hanya karena seseorang mengaku sebagai debt collector.

3. Mengancam, Mengintimidasi, atau Menggunakan Kekerasan

Kunjungan DC ke rumah bisa dianggap melanggar tentunya ketika sudah ada ancaman fisik, penyebaran data pribadi, berkata-kata kasar, hingga tekanan yang bersifat intimidatif.

4. Mempermalukan di Depan Tetangga

Debt collector tidak boleh menyebarkan informasi utang Anda kepada pihak yang tidak berkepentingan. Misalnya tetangga, rekan kerja, atau kerabat yang tidak terkait dengan pinjaman.

Selain melanggar etika penagihan, tindakan seperti ini juga berpotensi menimbulkan masalah hukum.

5. Menyita Barang Tanpa Putusan Pengadilan

Salah satu kesalahpahaman yang paling sering terjadi adalah anggapan bahwa debt collector bisa langsung menyita barang yang ada di rumah.

Faktanya, penyitaan tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada prosedur hukum yang harus dipenuhi terlebih dahulu sesuai jenis pembiayaan dan objek yang menjadi jaminan.

6. Masuk Paksa ke Dalam Rumah

Debt collector juga tidak punya hak untuk masuk ke dalam rumah tanpa izin penghuni.

Kalau ada pihak yang memaksa masuk atau melakukan tindakan yang mengarah pada pelanggaran hukum, Anda berhak mengambil langkah yang sesuai untuk melindungi diri.

Cara Menghadapi DC yang Datang ke Rumah

Kalau suatu saat debt collector datang ke rumah, usahakan tetap tenang.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  • Minta identitas dan surat tugas resmi.
  • Catat nama petugas serta perusahaan yang diwakili.
  • Mintalah rincian tunggakan secara tertulis jika diperlukan.
  • Simpan bukti komunikasi yang terjadi.
  • Laporkan jika terdapat ancaman atau tindakan yang melanggar aturan.

Yang terpenting, jangan menghindari komunikasi sepenuhnya. Banyak masalah justru menjadi lebih sulit diselesaikan ketika nasabah dan kreditur tidak lagi berkomunikasi.

Jadi, debt collector memang boleh datang ke rumah untuk melakukan penagihan. Tapi ada aturan yang harus dipatuhi.

Kalau saat ini tekanan dari debt collector muncul karena Anda memiliki terlalu banyak cicilan atau kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran setiap bulan, fokus utama sebaiknya bukan menghindari penagihan, tetapi mencari jalan keluar yang lebih terstruktur.

FLIN bisa membantu Anda, lho! Mulai dari restrukturisasi hingga konsolidasi utang, atau solusi lainnya bisa Anda dapatkan. Penasaran? Yuk, konsultasi sekarang.

Baca juga:

Cari Artikel Di Sini

Artikel Terkait