FLIN bukan pemberi pinjaman dan tidak menyediakan pinjaman baru. | FLIN hadir untuk membantu penyelesaian pinjaman yang sudah ada dengan institusi keuangan atau pemberi pinjaman.

Kredit Konsumtif

Ngomongin soal keuangan zaman sekarang, kayaknya susah ya kalau nggak bersinggungan sama yang namanya kredit konsumtif. Mulai dari cicilan barang sampai pinjaman buat jalan-jalan, semuanya gampang banget kita temuin. Tapi jujur aja, kalau kita nggak bijak pakainya, ini bisa jadi bumerang yang bikin dompet berantakan.

Apa itu kredit konsumtif

Sebenarnya apa sih kredit konsumtif itu? Sederhananya, ini adalah utang yang kita ambil buat beli sesuatu yang sifatnya cuma buat dipakai atau dinikmati, bukan buat cari modal. Jadi, uangnya habis buat barang yang nggak bakal ngasilin duit lagi di masa depan. Beda cerita sama kredit produktif yang tujuannya emang buat cari untung atau muter modal.

Contoh kredit konsumtif

Contohnya ada di mana-mana. Pasti kalian udah familiar sama kartu kredit, paylater yang godaannya luar biasa pas lagi belanja online, KTA, sampai cicilan HP atau motor buat dipakai harian. Bahkan pinjaman buat liburan atau biaya nikah pun masuk kategori ini. Intinya, segala sesuatu yang dicicil tapi nggak nambah saldo tabungan kita secara langsung.

Ciri-ciri kredit konsumtif

Ciri-cirinya juga gampang dikenali. Biasanya syaratnya gampang banget, prosesnya cepet, dan tenornya nggak terlalu lama. Tapi ya itu, ada harga yang harus dibayar: bunganya cenderung lebih tinggi dibanding pinjaman usaha. Dan justru karena prosesnya yang gampang inilah, banyak orang yang akhirnya “gelap mata” dan ambil pinjaman tanpa mikir panjang.

Risikonya pun nggak main-main. Kalau kita nggak pinter ngatur, cicilan bulanan bisa numpuk dan akhirnya ganggu uang dapur. Belum lagi beban bunga yang bikin total bayar kita jadi jauh lebih mahal. Paling ngeri sih kalau sampai gagal bayar, karena skor kredit kita di SLIK bisa jelek dan bikin kita susah kalau mau minjam buat hal yang lebih penting nantinya. Jadi, sebelum klik “setuju” buat cicilan baru, mending pastiin dulu kita emang sanggup bayarnya.

Pastikan untuk menggunakan uang secara bijak, apalagi yang namanya keinginan itu tidak ada habisnya. Ingat, beli boleh cuma jangan sampai terjebak utang. Jika terjebak utang, selesaikan dengan FLIN dan klik tombol konsultasi gratis dengan klik di bawah!