Mengajukan pinjaman 150 juta ke bank bukan keputusan kecil, apalagi jika tujuannya untuk kebutuhan penting seperti modal usaha. Di titik ini, memahami gambaran cicilan sejak awal jadi kunci supaya rencana keuangan Anda tetap aman dan terkontrol.
Karena itu, tabel pinjaman BRI 150 juta non KUR sering jadi rujukan utama untuk melihat estimasi angsuran per bulan dan membandingkannya dengan kemampuan bayar. Agar lebih jelas, berikut pembahasannya!
Tabel Pinjaman BRI 150 Juta Non KUR
| Pinjaman | 12 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan | 60 Bulan |
| Rp5.000.000 | Rp476.000 | Rp269.000 | Rp203.000 | Rp146.000 |
| Rp10.000.000 | Rp952.000 | Rp539.000 | Rp402.000 | Rp299.600 |
| Rp15.000.000 | Rp1.439.000 | Rp805.000 | Rp605.000 | Rp446.000 |
| Rp20.000.000 | Rp1.904.000 | Rp1.025.000 | Rp806.000 | Rp598.000 |
| Rp25.000.000 | Rp2.368.000 | Rp1.365.000 | Rp1.008.000 | Rp745.000 |
| Rp50.000.000 | Rp4.765.000 | Rp2.681.000 | Rp2.120.000 | Rp1.200.000 |
| Rp60.000.000 | Rp5.620.000 | Rp3.096.000 | Rp2.231.000 | Rp1.652.000 |
| Rp70.000.000 | Rp6.532.000 | Rp3.615.000 | Rp2.639.000 | Rp1.936.000 |
| Rp90.000.000 | Rp8.402.000 | Rp4.653.000 | Rp3.463.000 | Rp2.489.000 |
| Rp100.000.000 | Rp9.353.000 | Rp5.163.000 | Rp3.893.000 | Rp2.716.000 |
| Rp150.000.000 | Rp13.896.000 | Rp7.583.000 | Rp5.556.000 | Rp3.965.000 |
| Rp250.000.000 | Rp23.080.000 | Rp12.663.000 | Rp9.263.000 | Rp6.532.000 |
Tabel Pinjaman BRI Non KUR (Sumber: Skorlife.com)
Sebelum mengajukan pinjaman, hal paling penting yang perlu Anda lihat adalah gambaran cicilan per bulan. Dari sinilah Anda bisa menilai apakah beban angsuran masih masuk akal untuk arus kas bulanan atau justru terlalu memaksa.
Estimasi angsuran berdasarkan tenor
Untuk pinjaman BRI non KUR sebesar Rp150 juta, besar angsuran sangat dipengaruhi oleh pilihan tenor.
Secara umum, semakin pendek tenor yang dipilih, semakin besar cicilan per bulan, tetapi total bunga yang dibayarkan akan lebih kecil. Sebaliknya, tenor yang lebih panjang membuat cicilan bulanan terasa lebih ringan, namun total biaya bunga biasanya jadi lebih besar.
Sebagai gambaran, pinjaman Rp150 juta dengan tenor 12–24 bulan tentu akan memiliki cicilan yang jauh lebih tinggi dibanding tenor 36 atau 60 bulan.
Karena itu, banyak calon debitur menggunakan tabel pinjaman sebagai acuan awal untuk menyesuaikan cicilan dengan kemampuan bayar bulanannya.
Faktor yang memengaruhi besar cicilan
Selain tenor, ada beberapa faktor lain yang memengaruhi besar kecilnya cicilan pinjaman non KUR di BRI, di antaranya:
- Suku bunga yang berlaku pada saat pengajuan.
- Jenis produk pinjaman non KUR yang dipilih.
- Profil risiko nasabah, termasuk riwayat kredit dan kemampuan bayar.
- Biaya administrasi dan asuransi (jika ada), yang bisa memengaruhi total pembiayaan.
Itulah sebabnya, angka di tabel pinjaman biasanya bersifat estimasi, dan jumlah pastinya akan ditentukan saat proses analisis kredit oleh pihak bank.
Saat ini angsuran Anda datang dari berbagai arah dan mulai terasa menekan arus keuangan? Jika dibiarkan, cicilan bisa makin sulit dikendalikan. Daripada bingung mencari jalan keluar, konsultasikan saja dengan FLIN.
Anda bisa dibantu merapikan dan melunasi berbagai kewajiban tersebut lewat satu solusi yang lebih terstruktur. Tertarik? Yuk, mulai konsultasi sekarang juga!
Baca Juga: Pinjaman KUR BRI, Syarat, Tabel Angsuran, dan Cara Pengajuan
Pinjaman KUR BRI 150 Juta Angsuran Berapa?
Sebagai pembanding, banyak orang juga mencari tahu bagaimana skema cicilan jika nominal Rp150 juta diajukan lewat KUR BRI. Soalnya, KUR dikenal punya bunga lebih ringan dibanding pinjaman non KUR.
Contoh simulasi angsuran KUR BRI
Pada skema KUR, suku bunga biasanya lebih rendah karena mendapat dukungan subsidi. Dengan nominal Rp150 juta, cicilan per bulan bisa terasa lebih ringan dibanding pinjaman non KUR, terutama jika Anda memilih tenor yang lebih panjang, misalnya 36 sampai 60 bulan.
Namun, perlu diingat bahwa KUR punya batasan dan kriteria tertentu, baik dari sisi jenis usaha, lama usaha berjalan, hingga kelengkapan administrasi. Jadi, tidak semua pengajuan otomatis bisa masuk ke skema KUR.
Perbandingan cicilan KUR vs non KUR
Secara umum, perbedaan utamanya ada di:
- Bunga: KUR biasanya lebih rendah dibanding non KUR.
- Syarat: KUR lebih spesifik untuk pelaku usaha produktif, sedangkan non KUR lebih fleksibel.
- Beban cicilan: Dengan nominal yang sama, cicilan KUR cenderung lebih ringan per bulan dibanding non KUR.
Kalau Anda memenuhi syarat KUR, skema ini bisa jadi lebih menguntungkan. Tapi jika tidak, pinjaman non KUR tetap bisa jadi opsi selama perhitungannya matang.
Syarat Pengajuan Pinjaman BRI 150 Juta
Setelah memahami gambaran cicilan, langkah berikutnya adalah memastikan Anda memenuhi syarat pengajuan, khususnya untuk pinjaman non KUR.
Syarat umum pengajuan non KUR
Secara umum, beberapa syarat yang biasanya diminta antara lain:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dan berusia sesuai ketentuan bank.
- Memiliki penghasilan tetap atau usaha yang berjalan.
- Memiliki riwayat kredit yang baik (tidak bermasalah di SLIK OJK).
- Bersedia mengikuti proses analisis kredit dari pihak bank.
Setiap produk pinjaman bisa punya ketentuan tambahan, jadi sebaiknya Anda konfirmasi langsung ke pihak BRI untuk detail yang paling sesuai dengan kondisi Anda.
Dokumen yang perlu disiapkan
Untuk dokumen, umumnya yang diminta meliputi:
- KTP dan KK.
- NPWP (untuk nominal tertentu).
- Slip gaji atau bukti penghasilan / laporan usaha.
- Dokumen pendukung lain sesuai jenis pinjaman (misalnya surat keterangan usaha).
Dengan menyiapkan dokumen sejak awal, proses pengajuan biasanya bisa berjalan lebih cepat dan lancar.
Baca Juga: Pinjaman KUR BRI 100 Juta: Tabel Angsuran dan Syarat Pengajuan
Pada akhirnya, baik pinjaman KUR maupun non KUR, semuanya kembali kepada kemampuan Anda mengelola cicilan. Tabel angsuran memang membantu memberi gambaran, tapi keputusan terbaik tetap yang paling realistis untuk kondisi keuangan Anda saat ini.
Kalau saat ini Anda sudah punya banyak angsuran dari berbagai pinjaman dan mulai terasa memberatkan, sebaiknya tahan dulu untuk menambah utang baru. Fokuskan dulu untuk merapikan kewajiban yang ada.
Lewat FLIN, Anda bisa menyatukan berbagai cicilan jadi satu pembayaran yang lebih rapi dan terkontrol, Anda akan dibantu untuk melunasi cicilan-cicilan Anda, sehingga keuangan jadi lebih lega dan terarah. Yuk, konsultasikan kondisi keuangan Anda sekarang juga!


