Jika Anda sedang mencari tambahan modal usaha, Kredit Usaha Mikro atau biasa disebut KUR BRI sering jadi opsi yang langsung muncul di kepala. Bukan tanpa alasan, skema bunganya relatif ringan dan cicilannya dirancang agar tidak memberatkan arus kas pelaku UMKM.
Namun, sebelum buru-buru mengajukan, ada baiknya Anda paham dulu bagaimana syaratnya, seperti apa gambaran angsurannya, dan langkah pengajuannya. Dengan begitu, keputusan yang diambil bukan cuma cepat, tapi juga tepat dan aman untuk keuangan usaha Anda ke depan.
Jenis Pinjaman BRI KUR
Sebelum mengajukan, penting memahami jenis-jenis KUR yang disediakan BRI sehingga Anda bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan usaha. Berikut jenis-jenis pinjaman KUR BRI:
1. KUR Mikro BRI
KUR Mikro dirancang untuk usaha kecil dengan plafon pinjaman yang lebih rendah, cocok untuk pelaku UMKM pemula atau usaha kecil yang baru berjalan. Plafonnya biasanya sampai sekitar Rp100 juta tanpa agunan tambahan, dengan bunga rendah dan tenor yang sesuai kebutuhan modal kerja.
2. KUR Kecil BRI
Bagi usaha yang sudah berjalan dan membutuhkan modal lebih besar, KUR Kecil memberikan plafon pinjaman mulai dari sekitar Rp100 juta sampai Rp500 juta. Untuk sebagian plafon di atas Rp100 juta biasanya diperlukan agunan sesuai kebijakan bank.
3. KUR TKI BRI
KUR TKI khusus diperuntukkan bagi calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang membutuhkan pembiayaan terkait biaya keberangkatan dan pelatihan kerja di luar negeri. Limitnya disesuaikan kebutuhan calon TKI, dan persyaratannya mengikuti ketentuan tersendiri.
Tabel Pinjaman KUR BRI
Berikut adalah tabel plafon dan estimasi angsuran bulanan untuk pinjaman KUR BRI:

Plafon dan Estimasi Angsuran Bulanan KUR BRI (Sumber: Radar Kediri)
Kalau angsuran Anda sudah menumpuk dari berbagai sumber, termasuk cicilan usaha yang masih berjalan, wajar kalau mulai terasa berat dan bikin pusing. Daripada tambah stres, Anda bisa konsultasi dengan FLIN.
Lewat FLIN, semua cicilan bisa dibantu dibereskan dan disatukan dalam satu pembayaran yang lebih terkontrol. Tertarik? Yuk, konsultasi sekarang juga!
Baca Juga: Update Pinjaman KUR BRI 2026: Syarat, Plafon, dan Cara Pengajuan Paling Praktis
Syarat Pinjaman KUR BRI
Agar pengajuan Anda diproses dengan lancar, berikut syarat-syarat yang biasanya ditetapkan BRI.
1. Syarat Umum Pengajuan KUR BRI
Untuk semua jenis KUR, umumnya calon debitur perlu memenuhi syarat berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan identitas lengkap.
- Memiliki usaha produktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan.
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain (kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau kartu kredit).
- Usia sesuai ketentuan bank (biasanya minimal 17 atau 21 tahun).
- Tidak memiliki catatan kredit buruk atau macet.
2. Syarat Pinjaman KUR BRI Secara Online
Jika Anda ingin mengajukan secara online, selain syarat umum di atas biasanya diminta:
- Akun BRImo atau akses pelayanan pengajuan kredit digital lainnya.
- Unggah dokumen identitas dan data usaha melalui aplikasi.
- Melengkapi data diri dan informasi usaha yang jujur dan akurat sesuai permintaan sistem.
3. Dokumen dan Persyaratan Usaha
Beberapa dokumen yang hampir selalu diminta dalam proses pengajuan meliputi:
- e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti identitas.
- Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari desa/kelurahan.
- NPWP (biasanya wajib jika plafon pinjaman lebih dari Rp50 juta).
- Bukti omzet usaha atau laporan keuangan sederhana jika diminta.
Cara Mengajukan Pinjaman KUR BRI
Secara umum, Anda bisa mengajukan KUR BRI baik secara langsung ke kantor cabang maupun secara online. Pilih cara yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda.
1. Pengajuan KUR BRI Lewat Kantor Cabang
Cara ini cocok jika Anda ingin berkonsultasi langsung dengan petugas bank atau masih butuh penjelasan detail soal produk KUR yang paling pas untuk usaha Anda. Langkah-langkahnya kurang lebih sebagai berikut:
- Siapkan seluruh dokumen persyaratan, seperti KTP, KK, surat keterangan usaha atau NIB, serta dokumen pendukung lainnya.
- Datang ke kantor cabang BRI terdekat dan sampaikan ke petugas bahwa Anda ingin mengajukan KUR.
- Isi formulir pengajuan dan serahkan dokumen yang diminta.
- Pihak BRI akan melakukan proses verifikasi data dan survei usaha jika diperlukan.
- Jika pengajuan disetujui, Anda akan dihubungi untuk proses akad kredit dan pencairan dana.
2. Pengajuan KUR BRI Secara Online
Bagi Anda yang ingin lebih praktis, pengajuan KUR BRI juga bisa dilakukan secara online melalui website resmi BRI. Alurnya biasanya seperti ini:
- Akses situs resmi KUR BRI di kur.bri.co.id.
- Buat akun atau login jika sudah memiliki akun.
- Isi data diri, data usaha, serta pilih jenis KUR dan nominal pinjaman yang diinginkan.
- Unggah dokumen yang diminta sesuai petunjuk di sistem.
- Setelah itu, tunggu proses verifikasi dari pihak BRI. Jika lolos tahap awal, Anda akan dihubungi untuk proses lanjutan, termasuk survei dan akad.
Perbedaan Syarat Online dan Offline
Meski inti persyaratannya sama, ada beberapa hal yang membedakan pengajuan online dan offline:
- Offline (datang ke cabang BRI): Anda bisa berkonsultasi langsung dengan petugas, menyerahkan dokumen fisik, dan sering kali mendapat penjelasan lebih rinci mengenai jenis KUR yang paling sesuai. Proses verifikasi bisa mengikuti langkah tatap muka seperti survei lokasi usaha.
- Online (melalui aplikasi seperti BRImo): Prosesnya lebih cepat dan praktis karena bisa dilakukan dari ponsel, namun Anda perlu memastikan semua dokumen lengkap dalam bentuk digital dan mengikuti langkah yang diminta aplikasi. Verifikasi dan survei usaha tetap bisa dilakukan oleh pihak bank setelah pengajuan diterima.
Baca Juga: Cara Pinjam Uang di Bank BRI Secara Online dan Offline
Nah, itulah penjelasan secara lengkap mengenai bagaimana syaratnya, seperti apa gambaran angsurannya, dan langkah pengajuan pinjaman KUR BRI. Sebagai penutup, penting diingat bahwa KUR BRI memang bisa menjadi solusi untuk menambah modal usaha jika kondisi keuangan masih sehat dan arus kas terkendali.
Namun, kalau saat ini Anda justru sudah punya banyak angsuran yang menumpuk dan mulai membebani keuangan, menambah cicilan baru bukanlah langkah yang bijak. Alih-alih semakin ringan, risiko keuangan justru bisa makin berat.
Jika Anda berada di situasi ini, FLIN bisa jadi jalan keluar yang lebih aman. Lewat programnya, FLIN membantu menyatukan berbagai cicilan yang menumpuk menjadi satu pembayaran yang lebih rapi dan terkontrol.
Tertarik? Yuk, konsultasikan kondisi keuangan Anda sekarang juga dengan FLIN dan mulai rapikan kembali keuangan Anda dari satu pintu.


