FLIN bukan pemberi pinjaman dan tidak menyediakan pinjaman baru. | FLIN hadir untuk membantu penyelesaian pinjaman yang sudah ada dengan institusi keuangan atau pemberi pinjaman.
Mengenal Grace Period: Masa Tenggang yang Bisa Jadi Penyelamat (Atau Jebakan)

Mengenal Grace Period: Masa Tenggang yang Bisa Jadi Penyelamat (Atau Jebakan)

Mengenal Grace Period, Masa Tenggang yang Bisa Jadi Penyelamat (Atau Jebakan)

Pernah dengar istilah grace period pas lagi cek tagihan atau pengajuan pinjaman? Sederhananya, ini adalah masa tenggang yang dikasih pihak bank atau pemberi pinjaman sebelum kita mulai wajib setor cicilan. Kedengarannya memang seperti “napas tambahan”, tapi kalau kita nggak paham cara mainnya, fitur ini malah bisa bikin total tagihan membengkak di akhir.

Biar nggak salah langkah, yuk kita bedah bareng-bareng apa itu grace period, cara kerjanya, dan gimana cara memanfaatkannya biar kita yang untung.

Apa Sih Sebenarnya Grace Period Itu?

Gampangnya, grace period adalah waktu ekstra yang diberikan ke nasabah sebelum kewajiban bayar dimulai. Di masa ini, biasanya Anda belum perlu bayar cicilan pokok. Kadang ada yang bebas bunga, tapi sering kali bunganya tetap dihitung di belakang layar.

Tujuan utamanya sebenarnya baik, yaitu kasih ruang buat kita mengatur arus kas (cash flow), apalagi di awal-awal pinjaman atau setelah transaksi besar. Fasilitas ini biasanya ada di pinjaman bank, modal usaha, sampai kartu kredit. Tapi catat ya, setiap produk punya aturan main yang beda-beda.

Baca juga: Mengelola Cicilan Kartu Kredit, Panduan dan Risikonya

Lagi pusing sama cicilan yang makin menumpuk? Coba deh rapikan utang Anda supaya bunganya lebih ringan lewat FLIN. Penasaran gimana caranya? Ngobrol yuk, konsultasinya gratis kok!

Grace Period dalam Pinjaman (KTA/KUR/Modal Usaha)

Dalam dunia pinjaman, masa tenggang ini sering dipakai buat meringankan beban di awal, terutama kalau dananya baru banget dipakai buat usaha.

  1. Masa “Libur” Bayar Pokok
    Misalnya Anda ambil pinjaman usaha, bank mungkin kasih grace period 1–6 bulan. Artinya, selama periode itu Anda belum perlu bayar cicilan pokok. Jadi, Anda bisa fokus dulu buat muter uangnya ke bisnis sampai stabil.
  2. Hati-hati, Bunga Tetap Jalan!
    Ini yang sering orang salah paham. Meski Anda “libur” bayar pokok, biasanya bunga tetap dihitung setiap bulan. Nah, bunga ini nantinya bakal ditagih pas masa tenggang habis atau digabung ke cicilan berikutnya. Jadi, tetap pertimbangkan matang-matang ya, jangan sampai kaget pas liat tagihan di bulan ketujuh.

Baca juga: Apakah Hutang Kartu Kredit Bisa Diwariskan? Ini Penjelasannya

Grace Period pada Kartu Kredit: Si Sahabat Dompet

Beda dengan pinjaman, grace period di kartu kredit justru bisa jadi keuntungan besar kalau Anda tahu triknya.

  1. Belanja Tanpa Bunga
    Ini adalah masa bebas bunga dari tanggal Anda transaksi sampai tanggal jatuh tempo. Jadi, kalau Anda belanja pakai kartu kredit dan langsung melunasi semuanya sebelum jatuh tempo, Anda nggak bakal kena bunga sama sekali alias 0%. Biasanya waktunya sekitar 15–45 hari, tergantung siklus tagihan Anda.
  2. Jangan Sampai Lewat Jatuh Tempo
    Ingat, grace period bukan berarti Anda bisa bayar kapan saja. Begitu Anda telat bayar atau cuma bayar batas minimum (minimum payment), fasilitas bebas bunga ini otomatis hangus. Bunga bakal langsung dihitung sejak tanggal Anda belanja. Rugi banget, kan?

Contoh Grace Periode Yang Mudah Dipahami

Supaya ada gambaran, coba cek ilustrasi ini:

  • Kasus Pinjaman KUR: Anda ambil modal usaha dengan grace period 3 bulan. Selama 3 bulan itu, Anda cuma bayar bunga atau bahkan nggak bayar apa-apa dulu. Tapi ingat, di bulan ke-4, cicilannya bakal mulai terasa karena pokok dan bunga sudah mulai masuk tagihan.
  • Kasus Kartu Kredit: Anda belanja baju tanggal 5. Tagihan keluar tanggal 20, dan jatuh temponya tanggal 10 bulan depannya. Kalau Anda lunasi tanggal 9, Anda nggak perlu bayar bunga sepeser pun. Tapi kalau bayarnya tanggal 11, siap-siap kena bunga dari transaksi tanggal 5 tadi.

Grace period itu fasilitas yang oke banget buat bantu keuangan kita tetap sehat, asalkan kita teliti baca syarat dan ketentuannya. Di satu sisi dia kasih kita waktu buat tarik napas, tapi di sisi lain kita harus tetap disiplin biar nggak terjebak bunga yang menumpuk

Jadi, sebelum tanda tangan kontrak atau gesek kartu, pastikan Anda paham betul kapan masa tenggang itu berakhir. Kalau sekarang Anda merasa cicilan sudah mulai nggak terkontrol atau bunganya makin berat, jangan dipendam sendiri.

Lewat FLIN, Anda bisa dibantu buat mengatur ulang skema cicilan supaya lebih ringan dan masuk akal buat kantong. Keuangan jadi lebih rapi, hati pun tenang.

Yuk, tanya-tanya dulu secara gratis. Klik tombol di bawah ini ya!

Cari Artikel Di Sini

Artikel Terkait