FLIN bukan pemberi pinjaman dan tidak menyediakan pinjaman baru. | FLIN hadir untuk membantu penyelesaian pinjaman yang sudah ada dengan institusi keuangan atau pemberi pinjaman.
Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Saat Ingin Melunasi Kredit Lebih Cepat?

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Saat Ingin Melunasi Kredit Lebih Cepat?

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Saat Ingin Melunasi Kredit Lebih Cepat_

Daftar Isi

Punya niat buat melunasi cicilan lebih awal supaya beban pikiran cepat beres? Rasanya memang bakal lega banget kalau utang sudah lunas. Tapi, jujur saja, praktek di lapangan nggak selalu se-sederhana itu. Ada aturan main, biaya tambahan, sampai efek tertentu yang harus kamu pahami dulu supaya niat baik ini nggak malah bikin rugi.

Yuk, kita bahas santai soal aturan pelunasan kredit dipercepat, manfaatnya, sampai cara hitung-hitungannya.

Kenapa Sih Orang Mau Melunasi Kredit Lebih Awal?

Sebelum masuk ke urusan teknis, biasanya ini alasan kenapa orang memilih buat melunasi utangnya lebih cepat:

  1. Biar Lebih Hemat Bunga
    Ini alasan yang paling umum. Kalau kamu melunasi lebih awal, otomatis bunga yang seharusnya berjalan sampai akhir tenor jadi hilang atau berkurang. Jadi, total uang yang kamu keluarkan ke bank jadi lebih sedikit.
  2. Skor Kredit Jadi Lebih Cantik
    Bank atau lembaga keuangan biasanya suka sama nasabah yang bisa beresin kewajibannya lebih cepat. Ini menunjukkan kalau kamu adalah peminjam yang risikonya rendah, asalkan selama ini pembayarannya nggak pernah nunggak ya.
  3. Arus Kas Jadi Lebih “Napas”
    Bayangkan uang yang tadinya tiap bulan buat bayar cicilan sekarang bisa dipakai buat tabungan darurat, investasi, atau kebutuhan lainnya. Pastinya beban mental jadi jauh lebih ringan.

Tapi ingat, jangan buru-buru ambil keputusan. Kalau salah hitung, niat mau hemat malah bisa jadi repot. Jadi, ada baiknya konsultasi dulu sama FLIN. Kita bisa bantu evaluasi apakah pelunasan sekarang memang langkah yang pas buat kondisi keuangan kamu, atau justru ada strategi lain yang lebih aman.

Baca juga: Kredit Produktif Adalah: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Aturan Main Pelunasan Kredit Dipercepat

Memang terdengar menguntungkan, tapi jangan asal bayar. Tiap bank punya aturan masing-masing. Biar nggak bingung, coba ikuti langkah ini:

  • Hubungi Pihak Bank Dulu: Jangan tebak-tebak sendiri. Tanya langsung ke bank soal prosedur pelunasannya. Minta simulasi resminya supaya kamu tahu angka pastinya.
  • Cek Biaya Penalti: Nah, ini yang sering terlewat. Biasanya ada denda pelunasan dipercepat (penalty fee) sekitar 1–3% dari sisa pokok utang. Cek juga apakah ada syarat minimal masa kredit sebelum boleh dilunasi.
  • Hitung Ulang Semuanya: Pastikan kamu sudah hitung sisa pokok, bunga berjalan, denda, sampai biaya adminnya. Kalau total biayanya malah lebih mahal dari sisa bunga kalau kamu lanjut nyicil, ya mending dipikir-pikir lagi.
  • Simpan Bukti Lunas: Kalau sudah bayar, pastikan dapat surat keterangan lunas yang resmi. Dokumen ini penting banget buat arsip kalau nanti ada masalah di masa depan.

Baca juga: Mengelola Cicilan Kartu Kredit, Panduan dan Risikonya

Cara Gampang Hitung Pelunasannya

Rumusnya sebenarnya cukup simpel:
Total yang harus dibayar = Sisa pokok + Bunga berjalan + Denda (kalau ada) + Biaya admin.

Contohnya begini:
Misal sisa utang kamu masih Rp50.000.000. Lalu ada denda 2% (Rp1.000.000), bunga berjalan Rp500.000, dan biaya admin Rp250.000.
Total yang harus kamu siapkan adalah Rp51.750.000.

Coba bandingkan angka itu dengan total sisa cicilan kalau kamu lanjut sampai akhir. Mana yang lebih hemat?

Jadi, melunasi kredit lebih awal memang bisa jadi cara jitu buat meringankan beban finansial, tapi harus pakai perhitungan yang matang.

Kalau kamu masih ragu atau merasa cicilan sekarang mulai berat banget, FLIN siap bantu dengan program dana talangan. Kita bisa diskusi objektif buat cari jalan keluar yang paling realistis tanpa bikin keuangan kamu makin berantakan. Jadi, jangan ragu buat ngobrol sama kita ya!

Cari Artikel Di Sini

Artikel Terkait